Teater Waktu

Teater Waktu

  • WpView
    MGA BUMASA 4
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Dec 2, 2024
WpInfo
NON-FICTION
"Mari kita mainkan teater waktu bersama-sama," ajakku padanya. Di sebrang meja dia tertawa tidak percaya. Lagi-lagi ketidakpercayaan yang sorot matanya berikan padaku. Jika saja dia hanya seorang mahasiswa sama sepertiku. Tentu saja aku tidak akan berpikir untuk menjadi tokoh dalam permainan teater waktu ini. "Teater waktu seperti apa yang kamu maksud? Empat tahun menjadi orang asing? Padahal kita ada dalam satu lingkup ruang yang sama?" "Mana bisa disebut teater waktu. Yang ada kita akan memainkan teater ruang. Dan tentu saja aku tidak akan bisa mengabaikanmu jika aku melihatmu."
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • 74/366
  • My ice girl
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • the magical forest {CH}
  • ALRIN
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • [END] Blind Rainbow
  • Heeseung Harem
74/366

Arifah, yang dikenal dengan sikapnya yang ceria, mulai merasakan debar aneh setiap kali tatapannya bertemu dengan seorang adik kelas yang misterius. Pertemuan singkat di lorong sekolah, senyum samar, dan pesan singkat menjadi momen kecil yang menghangatkan harinya. Awalnya, itu sudah cukup baginya. Namun, perasaan itu perlahan tumbuh menjadi harapan akan kedekatan yang lebih nyata. Tanpa ia sadari, sang adik kelas masih terikat bayang-bayang masa lalu yang menciptakan jarak di antara mereka. Kini, Arifah dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam hubungan tanpa kepastian, atau mundur sebelum perasaannya semakin dalam dan berujung luka.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman