Story cover for Cheerless Stranger by _foefou_
Cheerless Stranger
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 30, 2020
"  Saya akan tetap begini, selalu menjadi saya walau orang lain kerap meninggalkan saya karena mengetahui bagaimana saya yang sesungguhnya. Saya tidak akan menjadi orang lain hanya untuk dikasihani dan agar orang tak berpaling dari saya " Ujar gadis bermata sipit itu pura-pura tegar, menyembunyikan air mata yang sebentar lagi akan terjun dibalik mata kecilnya. Ia selalu berpikir bahwa ditinggalkannya dia oleh orang lain merupakan takdir dari yang Maha Kuasa, maka tak apa apabila ia tetap diam dan menjadi dirinya karena ia pun percaya bahwa yang baik datang setelah keburukan dan tidak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Cheerless Stranger to your library and receive updates
or
#446kuat
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
TERA cover
Keazen (a sly world) TERBIT!  cover
Rumah Untuk Senja  cover
kau tercipta dari tulang rusukku cover
My Love A Turki cover
Dua Sisi cover
Cahaya di kegelapan cover
ALGENTA cover
Noda dalam Cinta cover
Kamu [SELESAI]✔ cover

TERA

37 parts Complete

[Completed] Tera adalah gadis yang selalu menutup kesedihannya. Banyak rahasia yang disembunyikannya, demi menutup sesuatu dari orang lain. Intinya ia tak mau orang lain larut dalam kesedihan yang dialaminya. Dia sangat rapuh, jika orang lain melihat bahwa ia terlihat kuat maka semua hanyalah kebohongan. Hingga gadis itu bertemu dengan dia, seseorang yang mampu menghilangkan kesedihan di hidupnya. Semakin mengenal lebih jauh terkuak juga bahwa mereka merasakan luka yang sama. Mereka saling menyembuhkan. Namun semua itu hanya sementara. Pada akhirnya luka yang tak diinginkan kembali menyapa. Entah siapa yang memulai, intinya mereka sama-sama menang dan kalah. Garis takdir yang memang tak bisa ditebak oleh siapapun. Bersatu atau tidak hanya Dia yang tahu. Manusia hanyalah wayang dari cerita hidup. Seperti mereka yang sangat rumit.