Aku dan Dia

Aku dan Dia

  • WpView
    Membaca 1,062
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 5, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hanandya Qanita Hasan ya itu namaku, perempuan berusia 25 tahun dan belum menikah. Aku kira setelah 6 tahun lebih, aku tidak pernah akan atau lebih tepatnya jangan sampai bertemu dengan mantan. Jika memang bertemu, aku kira hanya sekadar saling sapa lalu pergi tanpa adanya perbincangan lebih lanjut. Lalu bagaimana dengan aku? Karena Satria aku kembali bertemu dengan Dana. Dan karena Satria pula lah aku harus tertatih-tatih mencoba menghindar dan berusaha menjauh, merubah takdir yang sudah diatur dengan sedemikian rupa. Aku tak menampik jika Dana sudah berbeda, jika memang benar dia jodohku, apakah aku boleh menolaknya? *** Khusus yang punya mantan aku harap kuatkan hati, iman dan juga perasaan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tembok Yang Sangat Tinggi. (On Going)
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • Langit Madinah
  • MAS WILDAN [END]
  • Perfect Couple
  • ALA
  • CINTA BEDA AGAMA
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Adam Ajari Aku Hijrah [TERBIT]

"Jika suatu hari nanti, jika aku mencintai orang yang tak seagama dengan ku, maka aku ikhlas untuk dirinya pergi." ~Fana Fitriana Srifandi "Apapun yang terjadi, aku akan memperjuangkan itu walaupun sesakit apapun rintangan nya." ~Johanes Cristopher ......... "tunggu dulu Fana! aku ingin membicarakan dulu sesuatu penting, jangan dulu pergi!." ucap Johanes yang terus menerus mengejar Fana, ia terus engah engah sekaligus pasrah dengan Fana Fana pun akhirnya berhenti dan memutarkan balik badan nya menghadap Johanes, Fana sudah dibasahi cadar nya dengan air mata. "CUKUP TAFIQ!.." ucap Fana dengan lantang, Johanes pun berhenti dengan jarak yang sedikit menjauh, Johanes kecewa, kesal, campur aduk. "sampai kapan pun itu.. kita tidak akan bersatu! diibaratkan aku senja kamu malam, tak akan bisa bersatu. misalkan saja kamu mualaf karena aku, aku pun tak akan menerima itu!." Fana pun tak berhenti dari tangis nya, Johanes pun diam terpaku dan kata kata itu sangat menyayat hati. "karena di agama kami, sesuatu hal itu hanya untuk Allah hanya untuk tuhan, bukan hanya manusia apalagi manusia biasa seperti ku. cukup sampai sini, jika pun kita menikah, kita dalam bahaya." ucap Fana "dan jika boleh jujur, aku pun mengagumi mu Tafiq." sambung Fana sebelum ia pergi meninggalkan Johanes, setelah ditinggal Fana, Johanes pun menangis dalam diam. "Fana..." ucap lirih nya. ..... bagaimana dengan kelanjutan nya yaa?? yuk pantengin trus!!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan