Aku, Sunyi dan Senja

Aku, Sunyi dan Senja

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
Larista Dwi Aprilia seorang perempuan dengan sejuta mimpi yang berharap bahwa suatu saat nanti mimpi yang sudah dia susun rapi, serta keadaan yang dia harap tidak berubah akan sesuai dengan rencananya. Tapi siapa sangka perempuan yang sangat menyukai sunyi dan senja ini malah mendapatkan suatu hal yang tidak baik perihal mimpinya itu. Sampai seketika dia bertemu dengan Raka. Lelaki yang memberinya arti makna perihal sunyi dan senja. Kata yang dilontarkan oleh Raka bahwa "sunyi tidak selalu berkaitan dengan sendiri, diam dan hampa begitu pun senja yang tidak selalu berkaitan dengan kata indah di tengah langit yang mulai menggelap" Tolong aku semesta, untuk memecahkan teka-teki dari lelaki yang sulit ini. Dari aku perempuan penyuka sunyi dan senja.
All Rights Reserved
#384
sunyi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sandyakala
  • Payback's Sweet
  • Story Red Eyes: Playing Eyes (END)
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Analog Melankolis
  • - LOVE CLASS -
  • Senja

"Apa itu cinta?, yang aku tahu hanya dendam dan membalas" Gadis dengan sejuta misteri dan kisahnya, menjalani hidup tanpa arah yang nyata, amerta yang ia kenal adalah rasa dendam kepada sang perebut mimpi. "Darah, itu yang aku mau, darah dari laki laki tua bangka itu" sebuah tekad yang akan ia jalani, yang menjadi alasan dia hidup, filosofi yang ia terapkan selama ini yaitu,satu luka di balas seribu luka, tidak ada pengurangan dan belas kasihan. Jika warna jingga bisa merebut indahnya senja, maka Darah yang akan menggantikan nya. "Bun, kenapa iblis ini kau biarkan hidup?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines