Halu
  • WpView
    Leituras 93
  • WpVote
    Votos 36
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 3, 2020
Perhatian! Cerita ini karangan gue sendiri! Jadi maaf kalau ada tempat yang gak sesuai di kalian. Cerita ini adalah cerita tentang cewek yang suka halu gara-gara terlalu banyak membaca cerita di wattpad. Akankah kisahnya seperti halunya? "Andai halu-haluku jadi kenyataan. Pasti aku adalah perempuan terbahagia di dunia," -Clarissa Annisa "Kamu terlalu banyak halu. Jadi gak bisa bedain mana yang nyata dan mana yg imajinasi." Devano Danendra.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ABIAN HALA
  • Story of My Life With You
  • MARSHA (END)
  • My little Wife[END]
  • Eramnesia
  • LELAH
  • LOVE STORY (END)✓
  • Hellove
  • Wrong Dream
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)

Hembusan angin menyapu lembut rambut panjang milik Hala yang ia biarkan tergerai begitu saja. Napasnya tenang namun tidak dengan perih di ulu hatinya yang membuat ia hanya mampu duduk diam sambil memeluk kedua lututnya. Berharap akan ada sebuah pelukan yang datang untuk menghangatkannya. Kisah kelam itu sudah berlalu sekitar setengah tahun yang lalu, tapi seolah kisah itu begitu betah menjadi parasit di dalam kehidupannya. Yang selalu dan terus menerus Hala rasakan ialah mengenai rindu dan rasa ingin bertemu. Rasanya ia belum cukup menikmati waktu yang Tuhan jatahkan untuk mereka bisa saling mencintai dan membersamai. "di agama kita gak ada reinkarnasi, tapi aku terus berdoa supaya ketemunya di mimpi, tapi mimpi pun bukan bagian dari kekuasaan aku ataupun kamu. Jadi kapan kita akan bener-bener ketemu? Malam ini? Besok? Lusa?" Setitik air mata jatuh membuat isakan Hala kembali terdengar. Suara pintu yang terbuka lalu pelukan yang berasal dari belakangnya membuat isakan Hala kian membesar. Pelukan memang, tapi bukan orang ini yang ia harapkan. Karena memang sebenarnya ia tidak akan pernah merasakan pelukan itu lagi.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo