Knock At An Open Door

Knock At An Open Door

  • WpView
    LECTURAS 25
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 29, 2020
Nadin tidak pernah menyangka kalau dia akan kembali bertemu dengan Radit sang cinta pertamanya saat SMA. Pertemuan mereka kembali mengingatkan akan masa-masa indah mereka berdua di bangku putih abu-abu. Nadin yang masih menyimpan rasa untuk Radit, berusaha menarik perhatian Radit lagi setelah cowok itu tiba-tiba menghilang dari hari-harinya. Tetapi semua tidak berjalan mudah. Radit akan segera menikah dengan teman dekat Nadin saat SMA. Walaupun begitu, siapa yang tahu isi hati dan pikirian Radit? Sementara itu Bram selalu ada untuk Nadin.
Todos los derechos reservados
#26
kontemporer
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tentang Kamu, Nadia
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • I love you, Mas Duda
  • A promise in Munich
  • Bucin Ala Al [END]
  • diagnosis hati
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • RETROGRADE : Behind The Lie
  • Dokter Alby Pujaan Hati

Sejak sekolah dasar, Nadia adalah pusat dunia bagi Raditya Juna Mahesa. Mereka adalah tetangga yang begitu lengket satu sama lain. Tapi tiba-tiba di suatu hari Radit berubah, dia jadi cuek dan seolah Nadia bukan apa-apa baginya lagi. Jarak pun membentang jauh di antara keduanya. Kata Nadia yang kala itu marah pada Radit karena dia berubah, "Radit jahat! Mulai sekarang kita bukan teman lagi!' Semenjak itu, mereka hanya orang asing. Hingga suatu hari akan ada perjodohan dalam dua keluarga itu. Antara Nadia dan Priyandaru Samudera__kakaknya Radit. "Hai, calon adik ipar!" sapa Nadia yang membuka pintu rumahnya di suatu pagi pada tamunya. Radit tetap cuek tanpa ekspresi meski Nadia terdengar mengoloknya. "Seperti mendung yang belum tentu turun hujan. Calon belum tentu jadi beneran. Bisa aja, aku yang nikahin kamu di hari yang sudah ditentukan." "Eng-gak mung-kin!" "Maka akan aku buat menjadi mungkin."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido