FERELYA

FERELYA

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2020
Plak! Satu tamparan mendarat tepat di pipinya. Ini sudah keterlaluan, sangat keterlaluan. "Lo gila ya?!" makiku di depan wajahnya. "Salah gue apa ly?" tanyanya dengan lembut dan pasrah karena tamparan dariku. "Lo masih nanya salah lo apa? Ingat, lo itu siapa sampai berani ngelakuin hal tadi ke gue?" tanyaku balik dengan emosi yang tertahan. "Ly, gue Radian. Gue yakin lo masih ingat sama gue" jawabnya dengan percaya diri. Aku hanya bisa tersenyum sinis, oh tentu saja aku masih ingat. Sangat ingat. "Gue tau dan benar-benar ingat siapa lo" balasku dengan masih tersenyum sinis. "Dan gue masih ingat dengan semua yang udah lo lakuin ke gue dulu, dengan tanpa alasan lo ninggalin gue disaat gue benar-benar terpuruk." "Ly gue bis--" "Seorang Radian Abimanyu Lorenza yang dulu merupakan penyemangat dari seorang gadis yang rapuh dan dengan senang hatinya dia meninggalkan gadis itu sendirian. Dan lihat, sekarang dia datang setelah beberapa tahun menghilang." "Ly.." Aku menatapnya dengan tenang. Jujur aku sungguh merindukan lelaki ini. Tapi aku tak ingin disakiti lagi, sudah cukup dulu masa remajaku menjadi suram karenanya. "Ly, gue bisa jelasin semuanya dan gue harap lo percaya" ucapnya sambil memegang kedua pundakku. Matanya fokus menatap mataku. Aku tertawa mendengarnya. Dia ingin membodohiku dengan percaya kata-katanya? Hey disini bukanlah seorang Ferelya yang dulu lagi. I've changed, babe. ---- Semua masalah datang bertubi-tubi mengakibatkan ia tak bisa merasakan kebahagian.
All Rights Reserved
#769
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rahellitha
  • NAYANA (Complete)
  • We Are One
  • VARELZA (END)✔️
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Wrong Dream
  • this is me
  • The Chance
  • BAPER [COMPLETED]

"Langit yang indah bukan?" Dia Menatap ku Tersenyum "Iya dit,malam ini sangat indah" Aku tersenyum melihat sinta,kadang aku berfikir apa mungkin sinta seperti itu wajah nya yang selalu tersenyum membuat saja yang melihat nya ikut merasakan kebahagiaan itu.. "Sinta..." Sinta melihat ku tersenyum,aku ragu mengatakan ini tapi aku tak punya pilihan lain... Aku menatap sinta dengan serius "Ada yang pengen aku omongin sama kamu?" "Iya ngomong aja lagi dit?" Dengan ragu aku mencoba untuk memberitahu pada sinta yang sebenarnya "Emmmm... sinta sebenar nya a..aku udah punya pacar sebelum aku sama kamu" akhirnya kata-kata itu keluar dari mulut ku... Aku dan sinta terdiam untuk beberapa detik Aku menatap sinta tidak ada reaksi apa pun dari nya marah,kecewa,atau sedih atau mungkin dia refleks menampar ku seperti bayangan ku tetapi.... "Aku tau??" Aku terkejut dengan jawaban sinta,bagai mana mungkin? Dari mana di tau?siapa yang memberi tahu nya?atau teman-teman ku tapi ngak mungkin

More details
WpActionLinkContent Guidelines