Story cover for Lemme by toughguilty
Lemme
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 30, 2020
Pernahkah kamu berpikir yang tidak-tidak kemudian merugikan sebagian kulit di tubuhmu yang sebelumnya terlihat cantik? 


Pernahkah kamu merasa ingin mengakhiri semua yang telah atau sedang terjadi di hidupmu? Pertanggung-jawaban, masalah, atau bahkan hidupmu sendiri.


Beberapa hal terjadi tanpa adanya persiapan, tanpa diketahui, dan tidak pernah ada di kalender yang tergantung atau terletak di nakas kamarmu. Hal-hal baik akan dipeluk dengan riang, namun bagaimana dengan hal-hal buruk yang memukul isi kepalamu?


Rasa sakit yang trus-menerus mengganggu karena isi kepalaku. Isi kepala yang tidak pernah berakhir menguntungkan. Aku hanya ingin hidupku menjadi lebih baik, dan aku hanya ingin menjadi orang yang selalu lebih baik dari hari kemarin. Aku berharap, para kepala-kepala yang pernah mampir di hidupku benar-benar menginginkan kehadiranku.


Aku...


Hanya ingin merasa dicintai,


oleh teman-temanku,


orang tuaku,


dan tentunya "kekasihku".
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Lemme to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Cahaya Dirimu by GeraldSty_
11 parts Complete
Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.
You may also like
Slide 1 of 9
Full Of Scratches cover
Terkikis cover
Problem [REVISI] cover
Isi Kepala cover
ON REMEMBERING cover
Place That Called Home  cover
Cahaya Dirimu cover
15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED) cover
BERISIK (END)  cover

Full Of Scratches

20 parts Ongoing

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *