Different Feelings

Different Feelings

  • WpView
    Reads 13,890
  • WpVote
    Votes 6,658
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 22, 2024
[Revisi setelah tamat] ATTENTION!! Don't Plagiat! No Plagiat! Cerita ini hanya berada diakun milik @karyaudaa_. Tidak ada unsur mengcopy cerita milik orang lain. Bagi Nana, semesta itu jahat. Tidak indah dan sangat tidak menyenangkan. Bagi Rescha, dunia itu yang kejam. di dalamnya hanya manusia-manusia rendah yang tidak punya hak untuk memihak. Bagi Lio, yang jahat dan kejam sesungguhnya adalah takdir. Entah mau berjuang sedemikian rupa, tetap saja takdir yang akan menjadi pemenangnya. Inilah permainan antara semesta, dunia, dan takdir yang sesungguhnya. Sampai bertemu di dalam cerita☺️ Salam manis dari Author untuk kalian yang ingin bahagia, dan untuk kalian yang sudah bahagia. Wattpad : @karyaudaa_ Instagram : @karyaudaa_ Cover by Zl_design
All Rights Reserved
#176
squel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • Dear Nata (Selesai)
  • My Ice Prince
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Quiet Girl VS Insensitive Boy[END]
  • BRANDENA [COMPLETED]
  • Let Me Love You Longer
  • Sefrekuensi {ON GOING}
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines