Since We Were Eighteen [✓]

Since We Were Eighteen [✓]

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
WpInfo
Fanfic
Marvel
Menjadi sahabat seorang Peter Parker bukanlah hal yang mudah seperti yang dialami oleh Alice McKenneth, karib Peter semenjak keduanya bertemu dan bersekolah bersama di Midtown High School. Alice harus bisa memendam perasaannya dan menyembunyikan semuanya dari Peter baik-baik. Terjebak friendzone? Mungkin bisa dibilang begitu. Namun bagaimana jika obrolan 'penting' Alice dan Ned sampai ke telinga Peter? Apa ia akan menjauhi Alice? Bagaimana nasib persahabatan keduanya?
All Rights Reserved
#209
marvel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALYA (END)
  • Who Is This Kid? (Stony Editions)
  • Avengers: A New Begin
  • Alone
  • War Of Hearts
  • I Swear This Time Is Different
  • SPIDEY's LIFE
  • Rewrite the Start
  • Aku Dia dan Kamu

"Kamu sebenarnya kenapa? Setiap kali aku mencoba mendekati kamu, kamu selalu bersikap kayak gini." "Karena gue gak suka lo, ngerti?" "Gimana kalau aku jatuh cinta sama kamu," Alya menatap mata Albert. Albert berdecak, "Benar dugaan gue, lo sama aja kayak perempuan lainnya," "Murahan." Mata Alya berkaca-kaca saat mendengar perkataan Albert, "Murahan? Memangnya salah kalau aku jatuh cinta sama kamu?" "Lo benar-benar murahan." __________ "Kamu siapa?" Deg Albert tertegun saat mendengar penuturan gadis di hadapannya. "Lo bercanda kan?" "Jangan pegang-pegang!" sentak Alya saat Albert menggenggam tangannya. __________ "Kamu ngapain ke sini lagi?" "Aku kan udah bilang kemarin kalau mau datang hari ini." "Tapi aku gak suka sama kehadiran kamu," ujar Alya mengungkapkan isi pikirannya. "Tapi aku ingin ketemu kamu," "Kenapa kamu gak suka sama kehadiran aku?" "Wajah kamu ngeselin," __________ "Kamu butuh sesuatu?" Alya menggeleng. "Mau makan buah?" lagi-lagi Alya menggeleng. "Nonton televisi?" tawar Albert. "Berisik! Lebih baik kamu diam!" kesal Alya ketika ditanya terus-menerus oleh Albert. Kalau penasaran, langsung baca aja ya^^ Happy reading❤ Rank : # 1 mostwanted (27-05-23) # 1cool (16-04-23) # 1 dingin (16-04-23) # 1 tennfiction (23-09-20) # 2 iceboy (26-06-21) # 6 cuek (16-04-23) # 8 cerita (02-10-20) # 21 coolboy (18-07-21) # 22 love (14-10-21) # 30 highschool (27-09-20) # 32 wattpad (27-09-20) # 33 sweet (25-09-20) # 37 sahabat (02-10-20) # 48 cerita (14-10-21) # 50 fiksi (09-10-21)

More details
WpActionLinkContent Guidelines