Pastel -Kumpulan Cerpen-

Pastel -Kumpulan Cerpen-

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Hai! Buku Pastel berisi kumpulan cerpen karyaku, Our Sunsets, yang terinspirasi dari berbagai sumber. Aku sengaja mengumpulkan semua cerpen karyaku di sini untuk berjaga-jaga bila nanti file-nya hilang. Aku ingin mengatakan bahwa ceritaku hanyalah cerita klise dan ada cerita yang konyol. Aku tidak pernah berharap akan banyak orang yang suka. Because I write what I want, not what other want. Notes : - Dilarang menjiplak semua cerpen karyaku - Bilamana ingin memposting cerpenku ke platform lain, haruslah dengan seizinku dan tetap mencantumkan nama pengarang (Our Sunsets) - Bilamana ingin menyalin cerpenku untuk tugas sekolah ataupun yang lainnya, haruslah seizinku pula dan tetap mencantumkan nama pengarang (Our Sunsets) Siang yang mendung. Minggu, 31 Mei 2020 Our Sunsets
All Rights Reserved
#21
pastel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Favorite Gama (Tamat)
  • Evando&Seraphine [END]
  • TAKTIK SEMESTA
  • CERPEN
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • Memeluk Rindu [TAMAT] [Revisi]
  • Kumpulan Cerpen
  • PANGERAN GUE! [COMPLETED]
  • Why Should I (COMPLETE) ✓
  • Daisy [COMPLETED]

Update setiap hari!!! Young Adult Story!!! FOLLOW DULU SEBELUM BACA JANGAN JADI PLAGIAT, DOSA. Warning 17+ (Yang belum cukup umur mundur woi. Adult bukan melulu karena ada adegan skidipapap-nya. Di dalam cerita ini banyak sekali orang bertengkar, marah-marah, kata-kata kasar. Jadi untuk yang emosinya kurang stabil menjauh.) *** Who tastes better Will give another level of heaven Kalau Jalesveva Alfa sang unfortunate yang sudah pasti ahli dalam kesialan, Gama Bhayangkara adalah yang paling nyaris tidak pernah sial. Mereka yang bertentangan, harusnya tidak perlu bersatu untuk membuat dunia bingung apa yang sedang terjadi, bukan? Namun, berpikir apa sih, Gama? Kok bisa tiba-tiba ngajakin Jales jadian? Bahkan sampai tinggal bareng pula. Jales cantik sih, tetapi "sial"nya itu lho yang bisa saja menular. Tunggu dulu, jangan-jangan Gama adalah kesialan Jales selanjutnya? Atau, Jales adalah keberuntungan Gama yang lain? *** Gama mendorong pundak Jales hingga gadis itu tersentak mundur, berkali-kali hingga Jales terpojokkan. Sebuah senyum miring Gama berikan tajam-tajam. "Lo ngerusak kesenangan gue dan lo harus gantiin mereka nyenengin gue." "Gama ... maaf." Suara Jales benar-benar ketakutan. "Bayar gue, semuanya." "Tapi, Jales kan nggak--" "Kalo nggak mampu, nggak usah sok mau pergi." Sudah, cukup. Kalau diteruskan, Jales akan mendengar banyak kalimat yang lebih menyakitkan dari ini. "Sekarang, tidur." **Cerita ini untuk memperingati ultah grup nulis KSGK. Jadi, update setiap hari bisa lebih dari satu chapter untuk 30 hari ke depan. Yang artinya akan selesai pada 30 Oktober 2020 sejak di publish pertama kali tanggal 30 September 2020.

More details
WpActionLinkContent Guidelines