Story cover for Sapphire [END] by Gracenaa
Sapphire [END]
  • WpView
    LECTURAS 2,615
  • WpVote
    Votos 577
  • WpPart
    Partes 42
  • WpView
    LECTURAS 2,615
  • WpVote
    Votos 577
  • WpPart
    Partes 42
Concluida, Has publicado may 31, 2020
Na Jaemin as Aksa Narendra
Yeonhee as Sapphire Nayara


"The soul becomes dyed with the color of its thoughts."-- Marcus Aurelius

Semua warna mencerminkan emosi, dan setiap emosi mempunyai warnanya sendiri.
 
Sera dapat melihat emosi dan perasaan yang dirasakan orang lain dalam bentuk batu bewarna diatas kepala mereka. Batu itu berbentuk seperti berlian. Warna- warna itulah yang mewakili perasaan mereka saat itu. Nenek bilang, kemampuan Sera ini anugerah. Sera bilang ini percuma.  Bahkan orang lain pun bisa merasakan emosi orang disekelilingnya, hanya dengan memperhatikan tubuh dan wajah mereka.

Sampai suatu hari, seorang trainee menyelamatkan hidupnya. Pemuda itu adalah satu- satunya orang yang tidak dapat Sera lihat emosinya.

Berlian itu kosong...


©gracenaa


200711 #1 in Sapphire
212707 #1 in Yeonhee
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Sapphire [END] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#9woolim
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Winter  ✓  cover
Dijodohin✔️ [NEW VERSION] cover
BANGTAN DIE GHOSTY cover
To Be A Good Mother • NoHyuck • cover
Cirque Del Rush [✔]  cover
NAVILLERA cover
How To Fall in Love - NoHyuck - cover
My STEPBROTHER X Na Jaemin cover
Amreta [N'Dream] ✔️ cover
Perfect [Na Jaemin] [✔️] cover

Winter ✓

63 partes Concluida

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042