Bersama ayah di Rumah Sakit

Bersama ayah di Rumah Sakit

  • WpView
    مقروء 48
  • WpVote
    صوت 7
  • WpPart
    فصول 3
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: خميس, يولـ ٢, ٢٠٢٠
Tulisan ini adalah rangkuman dari peristiwa yang dialami oleh keluarga besar almarhum Ustadz Abdul Aziz Salim Basyrahil. Ketika Ayah (Ustad Abdul Aziz Salim Basyrahil) menuju usia 83 tahun, beliau terkena stroke di lehernya, juga tangan dan kaki kanannya. Lebih dari 3 bulan ia berbaring di ICU Rumah Sakit Gading Pluit dan Medistra Jakarta dan lima hari dirawat di rumah (home care). Sakitnya kemudian bertambah, paru-paru, fungsi ginjal, fungsi hati, menjadi masalah, penyebabnya antara lain setelah lehernya "dilubangi". Tindakan itu di lakukan untuk membantu pernafasan akibat banyaknya lendir di leher yang tidak dapat ia keluarkan.
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • RUMAH KITA
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • ARGA
  • ELDRA
  • ARSEN GANENDRA
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • KARA

Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى