(On Going)
"Bang Andran" panggilan itu membuat Andran dan Rayhan mengalihkan pandangannya, menatap Kila yang berjalan menuruni tangga, sudah bangun ternyata.
Setelah sampai di ruang tengah Kila langsung mendudukkan dirinya ditengah antara Andran dan Rayhan. Memeluk tubuh Andran dari samping, Andran merangkul kan tangannya ke bahu Kila, mengelusnya pelan, menenangkan.
"Aku bertemu Ayah" tidak perlu penjelasan lebih detail lagi, tiga kata itu mampu menghentikan pergerakan tangan Andran, lalu menegakkan tubuhnya yang tadi menyender, memeluk tubuh Kila erat, yang mulai menangis lagi.
Andran memejamkan matanya, keningnya berkerut, meredam rasa sesak yang juga dapat dia rasakan dari gadis ini.
Rayhan menatap punggung Kila khawatir, apalagi setelah melihat reaksi Andran setelah Kila mengucapkan tiga kata itu. Rayhan juga ingin memeluknya, memberi ruang ternyaman untuk Kila, tapi sudah ada Andran disini, Andran lebih tau perasaan gadis itu.
Gadis yang bernama Syakila Revalina, biasa dipanggil Kila. Dia gadis yang bersahabat dengan luka, dari luka perceraian kedua orang tuanya, luka perihal percintaannya, dan luka karna pengkhianatan.
Di atas semua luka itu, dia berjalan dengan tegap menghadap dunia seolah tidak terjadi apa-apa, dia melangkah mencari kebahagiaannya sendiri, mulai bangkit dari keterpurukan, dan mensyukuri perihal apa, siapa, dan bagaimana dalam hidup yang dia jalani.
***
Siap bergandengan dengan Kila? Menempuh jalan yang penuh luka? atau penuh bahagia?
See you..