A letter to my parents

A letter to my parents

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
Terinspirasi dari cerita anak - anak broken home disekitar dan cerita saya sendiri. Nia seorang remaja perempuan mandiri dan penyendiri ternyata menyimpan banyak luka dan masa lalu kelam orang tuanya yang tidak menginginkan kehadirannya. kisah tentang perselingkuhan, hancurnya masa depan, kehilangan kepercayaan, perpisahan yang menyakitkan dan kehilangan orang tersayang yang siap menyayat hati setiap pembaca. pesan dari writer : jika kalian menemukan teman disekitar kalian yang tidak memiliki keluarga yang utuh, broken home dan banyak lagi pliss rangkulah mereka jadilah tempat mereka bercerita, dengan begitu mereka akan memiliki semangat untuk hidup, hal - hal kecil bagi kalian bisa jadi berarti besar bagi orang lain. jika kalian yang merasakan broken home itu sendiri, tetap semangat kamu kuat dan hebat, mari bercerita dan bertukar pengalaman satu sama lain secara virtual kiranya bisa sedikit meringankan beban. sending virtual hug for u all guys
All Rights Reserved
#2
menyayathati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Really Hurts [END]
  • About Naskala [on going]
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • FIZYA
  • Still The Same
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Nanti Juga Sampai
  • RAPUH!
  • ARDIRA [SELESAI]
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)

[Teenfic, Friendship, Angst, Romance] ~Second Story~ 🎖 # 1 Penderitaan - 24 Mei 2023 🎖 # 1 Angst - 28 Januari 2022 🎖 # 1 Kesedihan - 7 Januari 2022 🎖 # 1 Rapuh - 14 Agustus 2021 🎖 # 1 Hancur - 25 Agustus 2021 🎖 # 1 Broken - 30 Agustus 2024 🎖 # 2 Lelah - 29 Maret 2023 🎖 # 3 Keluarga - 16 Agustus 2022 🎖 # 4 Sakit - 28 Januari 2022 Do not plagiarize if you feel you are not trash! Cover by Pinterest ...... Latisha, seorang gadis tangguh yang selalu berusaha menyembunyikan kerapuhannya dari orang-orang sekitar. Sedari kecil ia mengalami berjuta kepedihan. Dimulai dari tak dianggapnya ia oleh kedua orang tuanya sendiri karena sebuah kejadian buruk di masa lalu. Dijauhi dari pergaulan sebab dianggap munafik. Hingga mengidap penyakit kronis yang mematikan. Tidak ada kata bahagia sama sekali di dalam hidupnya, sampai-sampai dia selalu memohon agar tak diberikan kesempatan lagi untuk bisa membuka kedua mata di pagi hari. Gila memang, tapi dia tidak berbohong. Dia ingin menyerah, namun tak pernah bisa. Dia tak bisa pergi meninggalkan dua orang yang sangat dia sayangi, yaitu adik dan teman sekaligus sahabat pertama yang dia punya. Seorang sahabat yang telah berhasil membuat dia kembali mengenal senyum dan tawa. Seorang sahabat yang sudah dia anggap seperti keluarga. Seorang sahabat yang tanpa sadar dirinya cintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines