My Big Boy

My Big Boy

  • WpView
    Dibaca 6
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 31, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Kamu tau kan air dingin itu gak baik dikonsumsi terus menerus" tanpa menoleh, Tisha menjawab. "Gak tau" "Sekarang udah tau" "Omongan lo tadi belum tentu bener apa enggak. Jadi, gue masih anggap gak tau. Gak usah sok ngatur" sinis Thisa "Kakak gak suka kamu ngomongnya kasar begitu" "Dikira gue peduli?" Lalu cewek itu melengos. geram, Aska menepis botol minuman yang ditenggak Thisa. Cewek itu menoleh hendak melancarkan protes. Namun Aska sudah lebih dulu mengganti letak mulut botol tadi, dengan bibirnya. *** Aska Ginan Fadilah. umurnya 24 tahun, baru saja menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Negeri ibu kota. Dia tidak terlalu suka bergaul dengan perempuan, walau hanya sebatas hubungan pertemanan. menurutnya perempuan itu makhluk rumit yang susah dimengerti. tapi, ketika bertemu Tisha Indraliani , untuk pertama kalinya dalam hidup Aska dia tidak bisa melepaskan pandangan. Gadis kecil itu menarik perhatiannya. hingga pada titik ia tidak lagi bisa berdiam, Aska mulai melancarkan pendekatan dengan gadisnya. Tisha mengagumi Bian. cowok most wanted sekolah. menurutnya, bian itu paket komplit. tampan, kaya raya, supel, pintar, dan memesona. apalagi, kalau cowok itu sedang bermain futsal di lapangan. Thisa rela untuk terlambat pulang dan dimarahi kakaknya yang super cerewet. Dan suatu hari Bian mengajaknya bicara. tentu saja Tisha senang. apalagi, cowok itu memberi perhatian yang sering kali membuat Tisha merona. tapi tiba-tiba datang seorang cowok yang sama sekali tidak dia kenal. mengaku sebagai kekasih Tisha, dan membuat Bian menjauhinya. Tisha murka. dia membenci Aska. dan mulailah cerita mereka. (TYPO BERTEBARAN. AUTHOR ADALAH SPECIES MALAS YANG BODOAMAT)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#289
secretadmirer
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Zafio (END)
  • Arsyilazka
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Too Late To Realize (END)
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Sakura✔️
  • Impossible
  • DEANA (Bound Of Your Heart)
  • Bara [REVISI]

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan