Memory and You

Memory and You

  • WpView
    Reads 794
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sahabatan sejak lama selama bertahun-tahun? Apa bisa murni cuma sahabatan? Untuk Rania, dia menganggukan kepala, hubungannya dengan Andri selama belasan tahun adalah persahabatan bahkan merangkap sebagai keluarga. Banyak menghabiskan waktu dengan Andri membuatnya hafal pribadi cowok itu yang hanya menyebalkan ketika berada didekatnya. Sama orang lain? Andri cukup pendiam dan nggak banyak bicara. Hal tersebut selalu mengakibatkan rasa dongkol bagi Rania. Rania menyukai dunianya, meski tak lengkap, ia berusaha bersyukur. Apalagi ketika kedekatannya dengan Riza, mantan ketua eskul band yang sudah ia kenal sejak kelas sepuluh berhasil menghadirkan perasaan suka dihatinya. Semuanya kian terasa membahagiakan. Namun, bukankah hidup nggak selalu berjalan sesuai dengan keinginan? Bukankah bahagia adalah tempat singgah menuju labuh berikutnya? Ini tentang persahabatannya dengan Andri, tentang asmaranya dengan Riza. Dan ini juga tentang kisahnya sendiri dengan waktu dan ingatan.
All Rights Reserved
#138
rania
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • always you
  • Bukan Cinderella Story
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • The Selfless Lover [END]
  • Wrong choice
  • Naura & Lukanya
  • I Give You Flower

Rania Amanda terjebak di antara kenangan yang tak pernah benar-benar pergi. Meski hampir sepuluh tahun berlalu sejak ia menjalin hubungan dengan seorang pria di masa SMA, bayang-bayang cinta itu tetap menghantuinya. Sejak saat itu, hatinya seolah terkunci. Tak ada pria lain yang bisa mengisi ruang yang ditinggalkan oleh cinta pertamanya. Rania terus memimpikan wajahnya, seakan berharap pria itu akan kembali dan mengisi kekosongan yang tak pernah mampu ia isi sendiri. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali. Di suatu hari yang tak pernah ia bayangkan, Rania melihatnya, pria yang selama ini selalu hadir di dalam pikirannya, kini nyata berdiri di hadapannya. Jantungnya berdegup kencang, seperti sepuluh tahun yang lalu. Tetapi, tatapan pria itu asing dan datar, tanpa jejak kenangan yang pernah mereka bagikan. Dia seolah tak mengenali Rania, seolah masa lalu itu hanyalah mimpi yang terbang menghilang. Rania tak bisa memahami apa yang terjadi. Apakah benar pria itu sudah melupakan dirinya sepenuhnya? Ataukah hanya dirinya yang terperangkap dalam kisah cinta yang tak pernah ia tinggalkan? 📌 Cerita ini murni karangan dari saya sendiri. Jika terdapat kesamaan nama tokoh dan tempat, itu benar-benar ketidaksengajaan. 📌 Cerita ini masih memiliki banyak kekurangan, jadi saya akan sangat menghargai kritikan dan saran membangun dari pembaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines