SANTRI !AU!

SANTRI !AU!

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
Katanya, usaha ga bakal ngekhinatin hasil. Tapi, faktanya ga gitu. Gue mati- matian belajar, memforsir diri, maksimalkan pembelajaran, dan bahkan gue meminimkan waktu buat main. Gue rela ngabisin waktu ditempat les, bahkan gue ga ngambil ekskul apapun. Tapi, apa? Dia yang kerjanya cuma molor dikelas, yang sering bikin pr pas guru bersangkutan udah masuk kelas, yang bahkan ga nunjukin minatnya buat sekolah malah nilainya diatas gue. Gue yakin dia ga pernah satupun ikut bimbel, bahkan dia cabut beberapa saat jam sekolah. Jadi, dia yang terlalu hebat, atau gue yang emang bego? !AU! !LOKAL! !SEVENTEEN!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable
  • Naga, Jangan Bucin!「SUDAH TERBIT」
  • Bisnis Jalan Perasaan Nyasar [BL]
  • Stairway to Unknown
  • Treat You Like An Enemy | ✔
  • ABOUT ERINE (orine)
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • Our Times (Completed)
  • Kelas A [End]
  • Make Your Day

Katanya, aku genius dan hidupku kelewat serius. Padahal aku tidak merasa seperti itu. Oke, aku memang pernah menggelar pentas tunggal dari drama Shakespeare yang semua dialognya kuubah sendiri jadi bahasa Jawa waktu aku kelas lima SD. Waktu kelas empat SD, aku selesai menghafal seluruh isi KBBI. Aku bisa berbicara dalam bahasa Sansekerta dan memahami isi prasasti semudah orang-orang memahami isi majalah. Koleksi piala dan medali olimpiadeku (baik akademik maupun non-akademik) mungkin lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih kelas sepuluh, tapi aku sudah iseng-iseng ikut beberapa TO SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi di antara anak-anak kelas dua belas. Dan banyak hal lainnya. Tapi menurutku, masih banyak hal yang belum kulakukan. Dan aku selalu merasa tidak puas kalau belum mencoba hal baru. Aku selalu penasaran. Namun, tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa suatu hari, akan ada seseorang yang berkata bahwa aku harus mencoba jadi cewek normal. Jangan terlalu serius. Katanya, jadi remaja normal itu asyik. Nah, sudah kubilang kan, aku selalu penasaran? --- #10 in Teen Fiction [23/07/16] [cover by me + prohngs lol]

More details
WpActionLinkContent Guidelines