That Night
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2020
Samantha tidak bisa berkata apa-apa. Bagaimana mungkin dirinya yang masih perawan begitu bodoh dan ceroboh menyerahkan miliknya yang paling berharga pada orang asing. Well, Anderson, adalah Boss nya di kantor, sementara dirinya bekerja di bagian administrasi. Semalam adalah pesta ulang tahun perusahaan yang ke-10. Samantha yang tidak memiliki banyak teman di kantor memutuskan ikut dan sedikit bersenang-senang karena sedang patah hati. Tanpa diduga pagi ini dirinya mendapati Tuan Anderson keluar dari kamar mandi setengah telanjang dengan dada bidang yang menggoda dan beraroma after shave sandalwood dan dirinya yang polos tanpa busana lalu mereka melakukan petualangan cinta panas di dalam suit ini. Itulah yang Anderson katakan padanya. Suit? Hotel? Dirinya berada di hotel mana? Rasa gundah, bingung dan syok membanjiri benaknya. "Aku pastilah sangat beruntung menjadi lelaki pertamamu." Lagi-lagi Anderson menyunggingkan senyum khasnya sambil berkata santai seperti itu. "Dengar, semalam itu sangat menakjubkan. Mungkin kita harus melakukannya lagi kapan-kapan." "Apa?" hanya itu yang dapat keluar dari mulut Samantha. Dirinya benra-benar bingung harus berbuat apa pada situasi ini. Yang dia tau saat ini hidupnya sudah cukup rumit tanpa diperkeruh dengan situasi aneh dengan Boss nya. "Tuhan, apa yang harus aku lakukan?" Teriaknya dalam hati. "Tuan Anderson, saya tidak bermaksud memanfaatkan keadaan atau apapun itu. Percayalah, saya bukan wanita seperti itu." Imbuhnya setelah beberapa saat seraya mengigiti bibir bagian bawahnya. "Baiklah saya akan pergi dan anggap saja semuanya ini tidak pernah terjadi. Mungkin saya juga akan mengundurkan diri besok." Samantha buru-buru berdiri sambil memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai dan pergi sesegera mungkin ke kamar mandi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Falling for You - TERBIT
  • Someday
  • Lifeline - Septian Pramudya
  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • WIN-LOSE SOLUTION ✔
  • Marriage, Not Dating
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • My Big Boss
  • I Choose You

Apa susahnya mencari pengganti? Apalagi ini hanya sekertaris pengganti. Bukan istri atau pacar pengganti kan? Lalu kenapa dia bisa berakhir disini? Bersama gadis konyol yang selalu mengganggunya setiap hari. Bukan hanya tatapan polos atau senyum jenakanya. Tapi juga ulah absurd gadis itu. Dari mulai selalu menjawab apa yang dia tanya dengan pertanyaan lainnya, atau memberikan jawaban asal hingga Rafi kesal. Rafi menggelengkan kepalanya. Dara hanya bisa menggaruk kepalanya heran. Harusnya laki-laki ini pintar kan? Tapi kenapa dia bertanya hal-hal aneh dan meminta hal-hal yang mustahil. Misalkan, membuat kopi dengan komputer, itu mustahil kan? Belum lagi pertanyaan aneh soal alat transportasi. Dan selera humornya buruk sekali. Dia selalu marah-marah jika Dara mulai melucu. Kasihan dia, mungkin hidupnya berat sekali, begitu pikir Dara. Ini kisah tentang El Rafi Darusman. Pria serius dan kaku yang menikah dengan pekerjaannya. Dia dididik keras sejak kecil dengan semua peraturan agar bisa menjadi penerus dinasti keluarganya. Tapi ini semua jadi berantakan, ketika dia bertemu Dara. Gadis absurd yang memporakporandakan perasaannya. Bagaimana kisah mereka? Kalau kata Aimi, "Aku kutuk biar kamu jatuh cinta sejatuh-jatuhnya biar tahu rasa." Kalau kata Cynthia, "I have my own love story, so did Aimi and we hope...you will have it soon." Kalau kata Prasetyo, "One day Raf, one day. Kita diciptakan berpasang-pasangan kan." Kalau kata Brayuda, "The hell Man, just go for it. Banyakan mikir lo. Kelamaan." [Sebagian cerita sudah dihapus untuk kepentingan penerbitan. Cek pada profile ya untuk keterangannya.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines