SUGAR CRUSH

SUGAR CRUSH

  • WpView
    Reads 496
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
Mengaku suka itu berat. ===== ===== ===== "Lo ngebayangin gue jadi pangeran lo?" Suaranya terlalu keras. Suasana kelas sedang diam. Apa jangan-jangan percakapanku bersama pangeran juga bisa didengar oleh mereka? Aku deg-degan. Dengan cepat aku menutupi wajah dengan tas. Mereka tidak boleh tahu kalau sekarang wajahku semerah tomat. ===== ===== ===== Nadya, cewek egois yang tidak mau mengakui perasaanya sendiri.
All Rights Reserved
#917
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • Our Times (Completed)
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • ASAVELA KIARA
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Dark Teen World
  • My Duchess / End
  • MY PETERPAN ALEN
  • Puisi Kegagalan

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines