SUGAR CRUSH

SUGAR CRUSH

  • WpView
    Reads 498
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
Mengaku suka itu berat. ===== ===== ===== "Lo ngebayangin gue jadi pangeran lo?" Suaranya terlalu keras. Suasana kelas sedang diam. Apa jangan-jangan percakapanku bersama pangeran juga bisa didengar oleh mereka? Aku deg-degan. Dengan cepat aku menutupi wajah dengan tas. Mereka tidak boleh tahu kalau sekarang wajahku semerah tomat. ===== ===== ===== Nadya, cewek egois yang tidak mau mengakui perasaanya sendiri.
All Rights Reserved
#30
jadian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salsabila🌻
  • My Duchess / End
  • Alisa's Story
  • Our Times (Completed)
  • Felicity [On Going]
  • Cecilia (COMPLETED)
  • ASAVELA KIARA
  • A Story Never Told [21+]
  • MY PETERPAN ALEN
  • BarraKilla

Aku yang selalu saja berada lingkup keluarga yang bisa dibilang toxic. Papa yang selalu mengurungku dalam rantai yang diciptakannya. Semua kegiatan yang akan aku lakukan harus seizin papa dulu. Aturannya yang begitu banyak menuntutku harus tunduk dibawah kuasanya. Anak perempuan harus dijaga lebih ketat dan diberitahu lebih jelas bagaimana seharusnya dia berprilaku dan tidak membuat kedua orang tuanya malu. Kata kata itu yang selalu keluar dari mulut papa ku setiap kali aku membantah ucapannya. Mamaku pun tidak bisa berbuat banyak. Mama mungkin sama denganku begitu tertekan dengan segala aturan sang kepala rumah tangga. Akupun hanya bisa patuh dengan semua aturan papa. Aku bungsu dari 3 bersaudara. Mempunyai 2 saudara laki laki membuatku juga semakin tertekan. Kedua saudara ku sikapnya sama dengan papa. Aku yang selalu dipandang tidak mampu melakukan apapun tanpa bantuan dari mereka. Hanya seorang gadis remaja yang selalu harus dijaga dengan ketat. Padahal umurku sudah menginjak 17 tahun kelas 2 sma tapi masih saja dipandang bocah kecil. Sudah 17 tahun aku hidup dibawah kekangan papa dan kedua abangku. Sebenarnya sudah cukup muak dengan semua ini. Tapi akupun tidak mampu untuk membantah papa dan abang aku. Karna sedari kecil selalu didik agar tidak pernah membantah atau melanggar aturan papa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines