We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Unexpected Destiny

Unexpected Destiny

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Bukan aku pelakunya, kau salah orang!" Kata Gita sambil menatap seorang pria yang telah menculiknya dan mengikatnya di sebuah kursi. " Dan aku percaya?" Ucap seorang pria dengan setelan jas rapi itu, " Kau telah membunuh ayahku, ayah seorang LIAM GUSTIWANA PRATMAJA, dan aku akan memberikan balasan untuk itu" Lanjutnya sambil mencekal rahang wanita yang tak berdaya itu. Bagaimana awal dan akhir ceritanya? Yukk buruan dibaca guys jangan baca deskripsinya aja😘
All Rights Reserved
#48
protektive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya
  • Expectation Boyfriend  [With Picture]
  • Amor Est Poena -TS(1) SUDAH TERBIT
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Another Side ¦ Book 1 Of 2✔
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Bad Liar: Secret Admirer
  • Stres In Life

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines