Teen Unplanned Pregnancy

Teen Unplanned Pregnancy

  • WpView
    Membaca 1,774,670
  • WpVote
    Vote 114,246
  • WpPart
    Bab 45
WpMetadataReadLengkap Sab, Sep 11, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
After Sperm Meet Ovum.... "Aku setuju untuk aborsi. Tapi aku butuh perawatan sehabis aborsi biar aku gak rasain sakit lagi. Aku takut gak bisa hamil lagi." -Lira "Seakan bisa melihat isi perut dia, gue ngebayangin ada bayi kecil di dalam perutnya. Mirip gue..."-Felix Mereka adalah salah satu pasangan muda yang menikah tanpa cinta, hamil di luar nikah, memaksa diri untuk dewasa, terpaksa putus sekolah, terpaksa mengubur dalam cita-cita dan mencoba bertahan dalam pernikahan. (BELUM DIREVISI) 📍Part 1, 2 dan 3 isinya emang jelek, jadi tolong baca sampai part 5 atau lebih, kalau kalian suka silahkan ikuti cerita ini sampai selesai ^^ 📍Sequel dari cerita ini sudah tersedia 📍Jangan diplagiat, diikuti, dicopy, ditulis ulang, dijiplak. Ngertikan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#39
nikahmuda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Baby's Contract✓
  • Di Usia 16(Terbit)
  • ALEREIN [TAMAT]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Tightrope [Completed]
  • DISA | broken
  • Black Marriage [SELESAI] ✓
  • ARISYI EL QATHYA
  • Prema Sutram [Completed✔️]

Cerita ini sudah tamat dan bisa kalian dapatkan versi lengkapnya di Karyakarsa kataromchick atau versi ebook di google playbook 'Faitna YA'. ~~~~ Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan