Just For a Moment (REVISI)
  • Reads 11,199
  • Votes 1,659
  • Parts 37
  • Reads 11,199
  • Votes 1,659
  • Parts 37
Complete, First published Jun 01, 2020
"Karena sikap lamban lo, tiga orang itu mati."


"Apa?"


"Lo istimewa, Na, sama seperti yang dibilang partner gue. Lo bahkan jadi alasan kenapa dia membunuh tiga orang itu."


"Maksudnya?"


"Lo pikir kenapa semua korban berada di kelas yang sama dengan lo?" tanyanya.  Dia melanjutkan, "Itu karena lo yang memotivasi partner gue buat bunuh mereka."
All Rights Reserved
Sign up to add Just For a Moment (REVISI) to your library and receive updates
or
#2stop
Content Guidelines
You may also like
Transmigrasi: The Obsession by flora_nia
21 parts Ongoing
⚠️Don't copy my story‼️ ⚠️Akun baru dari @Penyu_ucul‼️ ⚠️Rombakan alur dari 'Role to Play'‼️ Aulia adalah seorang gadis biasa yang begitu dibenci oleh keluarganya karena terlahir sebagai perempuan. Kebencian itu sangat kuat hingga mampu membuat mereka melakukan hal nekat dengan meracuni keturunan mereka sendiri. Lia sedih? Tidak juga. Gadis itu cenderung tidak peduli jika dia harus mati, dia hanya kecewa karena sampai akhir dirinya belum juga mendapatkan secuil perhatian dari orang-orang yang disebut keluarga itu. Lia haus kasih sayang? Tidak. Dia hanya ingin merasakannya sejenak, jika sudah merasakannya maka gadis itu akan abai pada mereka. Lia pikir, kehidupannya akan berakhir. Namun, ternyata salah. Kehidupan baru yang jauh lebih mengherankan dan tidak masuk akal terjadi padanya. Dia transmigrasi! Maksudku, transmigrasi jiwa!! Lia memasuki salah satu novel yang pernah dia baca, dan hanya menjadi figuran! Gadis itu tentu tidak terima. Dia pikir di kehidupan kedua itu dia akan mendapatkan ketenangan, tapi lagi-lagi perkiraannya salah. Orang itu hadir, sebagai satu-satunya orang yang dianggap berharga oleh Lia. Tapi, orang itu jugalah yang menghancurkan dirinya hingga titik terendah. Ini adalah kisah manis dari Lia. Kisah yang sungguh manis tanpa adanya orang ketiga. ******* "Tenang, manis. Di sini ga akan ada yang ngelukain kamu, aku jamin itu. Makanya, berhenti ketakutan dan biarin Deran meriksa kamu, ya?" "Bangun, sayang, atau kamu mau aku hukum lagi?" "Darahmu manis, Nava. Ingat, cuma aku yang boleh minum darahmu ini, ngerti 'kan, manis?" "Terima kasih pujiannya, tapi ... aku tidak suka ada yang memujiku selain Nava, maaf, ya. Seharusnya kau sadar diri, jalang!"
You may also like
Slide 1 of 10
Transmigrasi: The Obsession cover
Bintang Si Uke Binal  cover
Reason [Terbit] cover
Escape Into Danger cover
Vana & Shila [OPEN PO & KARYAKARSA] cover
Still The Same[Revisi] cover
Lesya Story (END) cover
KUTU BUKU [Sudah Terbit] cover
GANEETA  cover
GLADYS {SELESAI} cover

Transmigrasi: The Obsession

21 parts Ongoing

⚠️Don't copy my story‼️ ⚠️Akun baru dari @Penyu_ucul‼️ ⚠️Rombakan alur dari 'Role to Play'‼️ Aulia adalah seorang gadis biasa yang begitu dibenci oleh keluarganya karena terlahir sebagai perempuan. Kebencian itu sangat kuat hingga mampu membuat mereka melakukan hal nekat dengan meracuni keturunan mereka sendiri. Lia sedih? Tidak juga. Gadis itu cenderung tidak peduli jika dia harus mati, dia hanya kecewa karena sampai akhir dirinya belum juga mendapatkan secuil perhatian dari orang-orang yang disebut keluarga itu. Lia haus kasih sayang? Tidak. Dia hanya ingin merasakannya sejenak, jika sudah merasakannya maka gadis itu akan abai pada mereka. Lia pikir, kehidupannya akan berakhir. Namun, ternyata salah. Kehidupan baru yang jauh lebih mengherankan dan tidak masuk akal terjadi padanya. Dia transmigrasi! Maksudku, transmigrasi jiwa!! Lia memasuki salah satu novel yang pernah dia baca, dan hanya menjadi figuran! Gadis itu tentu tidak terima. Dia pikir di kehidupan kedua itu dia akan mendapatkan ketenangan, tapi lagi-lagi perkiraannya salah. Orang itu hadir, sebagai satu-satunya orang yang dianggap berharga oleh Lia. Tapi, orang itu jugalah yang menghancurkan dirinya hingga titik terendah. Ini adalah kisah manis dari Lia. Kisah yang sungguh manis tanpa adanya orang ketiga. ******* "Tenang, manis. Di sini ga akan ada yang ngelukain kamu, aku jamin itu. Makanya, berhenti ketakutan dan biarin Deran meriksa kamu, ya?" "Bangun, sayang, atau kamu mau aku hukum lagi?" "Darahmu manis, Nava. Ingat, cuma aku yang boleh minum darahmu ini, ngerti 'kan, manis?" "Terima kasih pujiannya, tapi ... aku tidak suka ada yang memujiku selain Nava, maaf, ya. Seharusnya kau sadar diri, jalang!"