Girl, I Love You!

Girl, I Love You!

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2020
Memiliki anak dengan karakter berbeda itu adalah hal wajar. Ibarat seekor ayam, induknya tetap mengenali anak-anaknya meskipun tiap ekor dari mereka memiliki warna bulu yang berbeda. Dalam keluarga seharusnya menyadari akan perbedaan tersebut. Namun, siapa sangka adanya perbedaan malah menciptakan sebuah garis besar antara seorang ibu dan anak. Yang menjulang tinggi hingga membentuk pagar pembatas dan tidak diketahui kapan akan runtuh. Berusaha dan terus berusaha. Yena Lim yang telah mengerahkan seluruh upayanya demi kata 'sabar', akhirnya merasa lelah untuk bertahan. Ia memutuskan pergi dari beratnya menanggung sikap pilih kasih dari sang ibu. Berkelana jauh menuju sebuah kota besar dan menemukan kehidupan yang layak untuk dirinya sendiri. Banyak hal besar harus ia hadapi. Ketika diri tak mampu melawan perihnya roda kehidupan yang perlahan demi perlahan menggilas habis tenaganya, Yena dipertemukan dengan seorang lelaki penuh strategi seperti Ifan Varren. Memiliki usia lima tahun lebih tua darinya, lelaki itu diam-diam mengajarkan Yena cara terbaik dalam mempertahankan hidup yang biasa menghempas kejam siapapun yang lemah. "Bertemu denganmu adalah kecelakaan terindah." "Bisakah kamu berhenti menggangguku? Kehidupanku yang teratur sekarang mulai berjalan kacau. Aku banyak melakukan hal sia-sia hanya untuk menyenangkan hati seorang gadis penjual tiket?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Retrouvailles
  • FLAMBOYAN
  • Di Antara Mereka
  • Mysterious Girl
  • Jenaka
  • Perihal Sandwich(End)
  • He's My Best Friend [END]
  • Bara [REVISI]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines