IMAM Untuk Kayla

IMAM Untuk Kayla

  • WpView
    Leituras 1,506
  • WpVote
    Votos 231
  • WpPart
    Capítulos 12
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, ago 26, 2022
Mulut bisa saja berdalih, tapi hati tidak. Mungkin hari ini, menikah bukanlah suatu hal yang kamu inginkan. Tapi, akan tiba masanya menikah adalah suatu hal yang paling kamu dambakan. Mungkin saja saat itu tiba mulutmu bisa saja berkata tidak, tapi hatimu berkata lain. Ia akan terus memberontak untuk menuruti naluri itu. Namun, bagaimana jadinya jika harus menikah di usia muda dengan jalan perjodohan pula. Seperti yang Kayla alami. Akankah ada kebahagiaan? Sebab tidak ada rasa diantara keduanya. Atau kebahagiaan itu akan muncul seiring dengan seringnya berinteraksi antara keduanya? Apakah dia adalah Imam yang sesungguhnya bagi Kayla? Yang mampu membuatnya semakin dekat dengan Allah, dan sebagai penuntun untuk menggapai Jannah-Nya. Yuk baca ceritanya:)
Todos os Direitos Reservados
#425
novelislami
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Pasangan Sah
  • Alisia (END)
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • Insyaallah Berkah Selamanya - TELAH TERBIT
  • Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Hanya Kepada-Mu
  • Dari Askar Untuk Alisha [END]
  • Assalamualaikum My Future Imam [ SUDAH TERBIT]
  • Cintaku itu Kamu, Halalku [END]

Berawal dari perjodohan yang dilakukan oleh Ibunya, Neira mengenal Haikal, laki-laki yang sudah dua kali membuat insiden dengannya secara tidak sengaja. Neira bisa saja menolak. Sebab memutuskan hidup bersama dengan seseorang yang asing, dapat menimbulkan masalah dilain hari. Apalagi pertemuan mereka sebelum perjodohan terjadi, tidak bisa disebut baik pula. Akan tetapi, Haikal adalah sosok yang dijanjikan ibunya untuk bisa membimbing Neira ke arah yang lebih baik. Maka dari itu, Neira yakin akan ada jalan terbaik di ujung keraguannya. Sementara Neira masih menikmati masa perkuliahannya, Haikal sudah mapan dengan pekerjaannya. Dua hal itu sangat berbeda. Antara kebebasan dan keseriusan. Apa dengan menjadi pasangan sah bisa menjadi alasan dua sisi berbeda itu saling belajar memahami dan melengkapi? Atau justru malah terus bertolak belakang? *** © Januari 2018 - Juli 2018

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo