Mencintai Takdir Kita

Mencintai Takdir Kita

  • WpView
    Reads 904
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
Menikah karena perjodohan. Mungkin bisa saja menerima dengan senang hati. Tapi bagaimana jika dijodohkan dengan lelaki yang tak pernah diharapkan? Harapan untuk berkuliah di luar negeri akan pupus seandainya dia tak menerima perjodohan ini. Membuat gadis bernama Annisa itu tak memiliki pilihan selain menerima perjodohan itu. Pernikahan yang membuat terjebak dengan Lelaki yang sama sekali tidak Masuk kriterianya. Harapan memiliki lelaki idamanpun seketika sirna. "Kebahagiaan ku kian sirna saat mengetahui dia lah seseorang yang menjadi suamiku." - Annisa Fredella Zahra- "Semua akan indah pada waktunya sayang, tidak akan aku biarkan kamu untuk mencintai Lelaki lain selain aku." -Dito Faturrahman-
All Rights Reserved
#6
dito
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Suamiku (ENDING)
  • ANNISA (Kala Takdir Menuntunku Padamu) ✓
  • Pelakor?
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Namanya Annisa
  • Ketulusan Hati
  • Jodohku Maunya Kamu
  • My Love is on Paper
  • Masjid Agung Kiai Ma'sum
  • Persimpangan Jalan (END)

Highest rank 🏅 #1 accident (21/05/2020) #1 sosweet (21/06/2020) #3 accident (23/05/2020) #10 Romance (08/05/2020) *** "Bersikap yang manis, sekalipun lo gak menginginkan pernikahan ini." Bisikan itu membuat wanita ini menoleh menatap pria yang berdiri di sampingnya. Pria yang saat ini adalah suaminya. "Bisa, kan?" Pria itu menaikkan alisnya sebelah saat menatap gadis yang kini berstatus sebagai istrinya. Wanita itu mendengus kesal. Haruskah ia memperlihat senyum bahagiannya saat ini? Bagaimana bisa, sedangkan ia tidak menginginkan pernikahan ini. Hmm... Bukan pernikahan, tapi pria yang berstatus suaminya itu bukanlah pria yang ia inginkan. Jadi, wajar saja jika ia sulit untuk bersikap manis. Apalagi untuk tersenyum bahagia. Benar! Ini adalah mimpi buruk untuknya. Lalu bagaimana kelanjutannya, apakah pernikahan itu benar-benar nyata terjadi atau hanya mimpi buruk?

More details
WpActionLinkContent Guidelines