Seven Day's

Seven Day's

  • WpView
    Reads 2,242
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 30, 2020
WpInfo
Fanfic
RWBY
"Gelombang bunyi." "Hah?" Alyssa yang tengah asik menulis di buku catatannya menoleh pada Rio yang tiba-tiba berucap. Gadis cantik itu mengerjap lucu, "Apa?" "Jelasin tentang bunyi." Alyssa menyerngit, "Bukannya kita mau belajar Matematika? Kemarin kan udah Fisika?" "Jawab aja. Lo lagi gak diposisi untuk bertanya." Alyssa menggerutu kesal. Ia menghela napas dan balas menatap Rio dengan intens. "Bunyi dihasilkan oleh suatu getaran yang merupakan gelombang mekanik. Medium perambatan bunyi biasanya berupa zat padat, cair dan gas. Bunyi tidak terdengar pada ruang hampa. Lalu syarat terjadinya bunyi--" "Yang mempengaruhi kuat atau tidaknya bunyi?" "Dipengaruhi oleh amplitudo dan jarak sumber bunyi dari penerima." Rio tersenyum geli, ia mengambil tangan kanan Alyssa, kemudian meletakkannya di dada kanannya sendiri. Netra Alyssa membeliak, menatap tak percaya apa yang dilakukan Rio. "Disini ada getaran, merambat sangat cepat pada medium zat padat yang biasa disebut jantung dan akhirnya menghasilkan bunyi dagdigdug. Lo gak bisa denger karena disana ruang hampa, tapi lo bisa ngerasainnya 'kan?" Rio berucap dengan senyum tertahan di bibirnya, "Dan elo amplitudonya, yang memperangaruhi kuat engganya bunyi getaran ini." Alyssa mengerjap, Rio baru saja menggodanya? Alyssa melotot menatap Rio dengan wajah memerah seperti kepiting rebus, "KAK RIO NORAK!" "AHAHA!" === Ini tentang Mario Genandra si murid cerdas se-Airlangga dan si murid cantik nan pintar, Alyssa Vanilliasha, yang dipertemukan saat Masa Orientasi Sekolah. Tujuh hari kebersamaan mereka dengan segala keisengan Rio untuk menggoda Alyssa membuat perasaan aneh dan berbeda muncul dan tumbuh perlahan di hati mereka tanpa sadar. Namun belum sempat memastikan jenis perasaan itu, sebuah fakta membuat mereka harus merelakan perasaan satu sama lain. === . . . PARTNYA KEKNYA ACAK(?) GIMANA CARA URUTINNYA INI? PAKE GPU?:( TOLONG╥﹏╥
All Rights Reserved
#20
kating
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone
  • RION IS MY MANTAN!
  • Amor Almira
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Friendship In Love
  • How to Survive
  • ADHIARJA
  • [✔] 𝙸 𝙼 𝙿 𝙴 𝚁 𝙵 𝙴 𝙲 𝚃 𝙸 𝙾 𝙽 𝚂
  • GUNFA

Copyright©2018 by Sabiimh Plagiat dilarang mendekat!! No copy my story!! Cape mikirnya. [Ini cerita pertamaku yang dibuat pada saat aku masih pemula, amatiran. Jadi mohon maaf karna banyak typo, dan alur suka gak jelas] **** Nama wanita itu, Ara, Aradila Wilson. Wajahnya tidak secantik wanita diluar sana. Hanya saja mata birunya membuat jantung para kaum adam selalu bergetar saat memandang bola mata indah itu. Tetapi, sikapnya yang mudah emosional membuatnya ditakuti banyak pria, dan hanya sedikit pria yang berani mendekatinya. Hanya ada satu pria yang bisa membuat emosi Ara menurun, dan terkadang juga membuat emosi Ara menaik akibatnya. Nama pria itu adalah Malik Adelardo Achilles. Pria itu juga tak setampan pria diluar sana. Hanya saja senyumannya ditambah dengan lesung pipinya membuat para kaum hawa tergila-gila saat melihat senyuman manis pria itu. Ada ribuan orang diluar sana yang menginginkan hubungan Malik dan Ara lebih dari sekedar teman. Namun, keduanya belum mau menjalin hubungan lebih dari sekedar teman. Karena, takut sebuah hal buruk menimpa mereka, yang mengharuskan mereka berpisah dan menjadi orang asing. Mungkin juga, ada banyak orang diluar sana yang iri pada pertemanan mereka. Dan ingin memisahkan Ara dan Malik. Namun, keduanya tidak ambil pusing dengan para pengganggu itu. Mereka tetap bersama-sama dipenuhi dengan kebahagian, hingga akhirnya... Satu persatu masalah mulai berdatangan. Mampukah Ara dan Malik mempertahankan pertemanannya? Apakah mereka akan terus berada dalam zona pertemanan? Dan apa Ara dan Malik akan selamanya bersama-sama? ---- "Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana." -Malik Adelardo Achilles- "Aku baru sadar bahwa ada yang lebih indah dari senyummu. Yaitu, tawa kecilmu yang selalu aku rindukan saat kita duduk bersama menikmati indahnya senja." -Aradila Wilson- ---- #22 Nangis (6April2019) #9 Nangis (11April2019)

More details
WpActionLinkContent Guidelines