Story cover for Kota Awan by sejukjiwa
Kota Awan
  • WpView
    Reads 1,034
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 34
  • WpView
    Reads 1,034
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 34
Ongoing, First published Jun 01, 2020
Moira bingung harus ke mana. Dia masih ragu jika ingin menghubungi temannya. Padahal tas ransel yang di sandangnya sudah berisi beberapa helai baju. Dia berdiri di depan mobil putih yang lagi parkir. 
Sesekali dia melihat kaca mobil itu guna memperbaiki rambutnya. Melihat bagaimana penampilannya setelah menangis tadi. Alangkah terkejutnya ia ketika kaca mobil di buka. Dia melihat seorang laki-laki yang sepertinya seumuran dia. Tapi yang membuat dia semakin terkejut ada darah di bajunya. "To..lo..ng.. ka..mu.. bi..sa.. nye..tir.. mo..bil..?" Katanya terbata-bata.
Moira takut, ketika Moira ingin berlari lelaki tersebut dengan sigap memegang erat tangannya sambil berkata "a..ku.. ngak ja..hat kok.
Maukah Moira menolong lelaki tersebut?
All Rights Reserved
Sign up to add Kota Awan to your library and receive updates
or
#775tampan
Content Guidelines
You may also like
Juragan Tampan &  Gadis Kampung by suliaalveronica
12 parts Ongoing
di bawah sinar rembulan seorang gadis cantik bersimpuh di tepi pantai ,membiarkan angin pantai menerpa wajahnya. "apa yang harus kulakukan,aku nggak mungkin pulang kerumah ayah sama ibu pasti bakalan curiga" lirih gadis cantik itu matanya sembab karena terlalu lama menangis. "kenapa harus aku, kenapa!"lirihnya lagi air matanya terus mengalir . "aku sangat mencintaimu Gilang ,tapi kenapa kamu ngehianatin aku!" teriaknya lantang ,gadis itu meluapkan segala kekesalannya.penyesalan dan kehancuran tercampur menjadi satu dan memporak porandakan hidupnya. Elvina saqinah seorang gadis cantik berumur 20 tahun,yang hanya lulusan SMP itu meratapi nasibnya di tepi pantai di temani deru ombak. dia merasa hancur setelah mendapatkan bukti perselingkuhan kekasihnya,dengan Mata kepalanya sendiri dia melihat Gilang kekasihnya itu tengah bermesraan dengan seorang perempuan yang dia sendiri tidak mengenalnya.siapa sangka orang yang sangat dipercayainya itu tega menghianatinya. "apa kurangnya aku Gilang,apa karena aku tidak memberikan tubuhku!" Vina terus berdialog dia masih terisak walau tak ada lagi air mata yang keluar. setelah puas menangis Elvina berdiri dan merapikan pakaiannya yang terlihat acak-acakan.kembali dia meratapi kebodohannya. " astaga kenapa aku sefrustasi ini ,bodoh2,tak ada gunanya menangisi lelaki brengsek itu,aku harus membuktikan bahwa bukan hanya dia lelaki di dunia ini" tegasnya ,Vina memantapkan diri untuk memulai cerita kehidupannya tanpa nama lelaki sialan itu. tak terasa sudah 2 jam dia berada ditepi pantai Vina pun memutuskan untuk pulang kerumah karena selain sudah larut malam,udara dingin pun sudah mulai membuatnya menggigil. *** "habis darimana saja, jam segini baru pulang" tanya Bu Wati yang dari tadi cemas menunggu putrinya ,karena selama ini Vina tak pernah pulang larut malam.jam sudah menunjukan jam 12 malam. "maaf Bu tadi Vina di ajak karokean sama teman Bu,maaf yah!" jawab Vina merasa bersalah karena telah membuat ibunya cemas.
Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME) by BetaRizki
6 parts Complete
Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"
You may also like
Slide 1 of 9
Friends with Benefits  cover
FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI) cover
Dalam Rintik yang Sama cover
TERJERAT CINTA TUAN POSESIF (TAMAT) cover
Juragan Tampan &  Gadis Kampung cover
Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME) cover
MARKA; yeonbin AU cover
Cinta Dikejar Deadline  cover
Ada cinta dibalik hujan turun cover

Friends with Benefits

16 parts Ongoing

Kaivan sama Rainer tuh udah satu paket dari orok, kayak indomie sama telur, nggak bisa dipisahin. dari kecil udah makan sepiring berdua, mandi bareng, tidur pun rebutan bantal yang sama. pokoknya batas "sahabat" udah lama mereka coret dari kamus hidup. orang-orang di sekitar mereka udah pasrah, tiap ditanya "mereka pacaran ya?" jawabannya udah default: "nggak tau, tanya Tuhan aja." soalnya kalau sahabat biasa, ngapain Kaivan nyuapin Rainer sambil bilang "buka mulutnya, sayang" bahkan para sahabat mereka yang paling deket pun masih sering heran liat relationship keduanya, "ini dua bocah sahabatan apa praktek rumah tangga?"