Syaira Anuela Klarisa: Senja perlahan menghilang, dan digantikan oleh gelapnya malam. Aku disini akan terus mengingatmu, walau yang tersisa hanyalah bayang-bayang kenangan.
Doni Danuraga: Ketika kamu bahagia dengan seseorang dan seseorang itu bukanlah diriku. Ketahuilah, aku pun ikut bahagia mengetahuinya. Dan aku akan terus mendoakan mu walau jarak sudah tak lagi bersahabat.
Rendy Naufal Raymond: Perasaan itu datang secara tiba-tiba. Menimbulkan gejolak hati yang luar biasa. Kalibiru akan menjadi tempat yang tak akan pernah ku lupa.
Reza Adipurna: Sesuatu yang dipaksakan tidak akan berjalan dengan lancar. Sama hal nya dengan perasaan.
Raya Disnie Glycerin: Selamat jalan...
Semoga kamu menemukan kebahagian yang lebih dari apa yang aku berikan.
__________________________________
Peringkat :
#1 syaira 21 Juli 2020
#1 syaira 12 Agustus 2020
#2 temanbaru 12 Agustus 2020
#1 temanbaru 19 Agustus 2020
#10 jatuhhati 20 Agustus 2020
#1 syaira 20 September 2020
#6 temanbaru 20 September 2020
__________________________________
Mulai Penulisan : 01 Juni 2020
Mulai Mempublikasikan : 05 Juni 2020
Selesai :
⚠[ Masih pemula. Wajar kalo banyak kesalahan. Karena manusia tidak ada yang sempurna. ]
⚠ [ Butuh Kritik dan Saran ]
TERIMAKASIH...
Dihadapanmu aku lebih suka diam dan tidak banyak berkutik.
Hanya saja dihadapan Tuhan, pada sujud terakhir di sepertiga malam, aku terus menceritakan nama yang entah hatinya untuk siapa,
Berbisik hingga berisik mungkin membuat Tuhan terusik.
Sebagai orang yang paham bahwa diri ini tidak layak diperjuangkan.
Aku ingin memantaskan diri, setidaknya dihadapan Tuhan.
Barangkali cara mencintaiku keliru, kau kucinta lebih dari Penciptaku
Barangkali cara merindukanku keliru, kau ku rindu lebih dari Rasulku.
Barangkali caraku mengingatmu salah, namamu kusebut lebih dari sewajarnya.
Aku yang selalu kau nilai kurang sempurna,
Tidak pernah memiliki tujuan utama lebih dari hanya ingin membuatmu bahagia.
Entah seberapa besar rasa ini masih tersisa
Sejauh ini, aku masih sanggup berharap dan bertahan meski hanya dengan satu senjata, memperjuangkanmu lewat bait-bait do'a.
Teruntuk wanita paling bercahaya: Zahira Azzahra
-Zidan Firdausi-
___________________________________
Nikmati sensasi pengalaman membaca dengan alur cerita paling tidak terduga, menggetarkan dada, menguras air mata, memacu detak jantung lebih dari sewajarnya.
Temukan puisi disetiap partnya, yang akan membuat mood bacamu bertambah dan membuat senyum diwajahmu merekah.
LET'S READ IMAM HATI ❤
✏
✏ UPDATE SEMINGGU SEKALI
APRESIASI DENGAN VOTE DAN KOMEN :))
Tag me 📍@vivin_sindi if you share quotes from this story .