Berawal dari media sosial,kini aku dan kamu menjadi sosok seseorang yang saling memprioritaskan satu sama lain.
Bahagia,suka dan duka kita selalu lewati bersama,sampai pada akhirnya kamu lebih memilih pergi dan menetap pada salah satu wanita yang sudah aku anggap sebagai sahabat sendiri.
Di mulai dari kejadian itu aku benar-benar menutup rapat hati ku supaya tidak ada lagi laki-laki yang masuk kedalamnya yang pada akhirnya akan menumbuhkan luka yang belum sempat kering.Luka,rasa kecewa dan harapan ini masih ada,masih membekas dan masih utuh, perlahan lahan aku melupakan nya awalnya memang aku berhasil,namun semenjak pertemuan itu pertahanan selama 4 bulan lebih itu runtuh dengan sendirinya,kenangan,rasa sayang,bahkan rasa itupun muncul lagi setelah sekian lamanya kita tidak pernah bertemu dan saling sapa setelah kejadian itu, kejadian yang selalu aku ingat bagaimana awal mula terjadinya.Dan pada akhirnya aku lebih memilih mencintai dan mengagumi mu dalam diam, menahan semua rasa sakit yang ada dan masih membekas disini.
Public Domain