Akhir Cerita

Akhir Cerita

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tak menyangka rumah tangga yang aku bangun dan aku perjungkan selama 5 tahun ini hancur begitu saja hanya karna wanita ketiga . Aku pun harus ke hilangan keluargaku karna hancurnya rumah tangga. Tapi aku harus tetap bertahan hidup demi buah hatiku. "Aira Alkana Zeano" Dari kecil aku tak pernah tahu apa itu arti cinta . Dari kecil juga aku tak tahu arti kasih sayang dan empati pada orang lain. Tapi saat aku bertemu dia , Aku baru tahu apa rasa itu semua. Aku berjanji tak akan membuatmu sedih atau pun menderita lagi dan aku takkan membuat ada air mata kesedihan tapi aku akan memberi air mata ke bahagian. " Alfaro Althaf Algara "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dan Lukanya
  • Cinta Suci Zahra✓
  •       Tαkdlr Yαng Mengαtαkαn (canfan)
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Istri kedua
  • MY WIFE IS MODEL
  • Senja Bersama Arkhana | END
  • Would You Be Mine? (COMPLETED)

"Genggam cinta ini dan hempaskan semua dendam itu, karena cinta tak mungkin tumbuh, jika rasa dendam yang tersisa masih begitu dalam." ° ° ° ° "Kamu sakit apa? Ngomong dong mas, cerita. Selama kita nikah kamu gak pernah cerita kehidupan kamu sedikitpun ke aku, kenapa sih? Aku ini istri kamu loh," ucap wanita paruh baya, yang kini sudah tak mampu lagi untuk menahan air mata karena terlalu khawatir dengan kondisi lelakinya "Tapi saya gak pernah menganggap itu. Dan saya akan cerita ditempat yang menurut saya aman, dirumah yang bila mana saya berada didalamnya akan terus merasa nyaman. Dan itu....." "Dan itu pastinya bukan aku," potong wanitanya, pada seorang yang sedari tadi memberi tatapan elang padanya Wanita yang selalu terlihat tegar dihadapan siapapun itu. Kini, runtuh. Saat mendengar perkataan yang baru saja lelakinya lontarkan, bahwasanya tidak mengganggap dirinya sebagai seorang istri. Lelaki yang selama ini selalu ia kasihi penuh, dengan akar cintanya yang setiap waktu tidak berhenti tumbuh, namun seperti itu balasan yang diberikan. Kini terlambat, berat untuk beranjak lebih jauh. Ia sudah terlalu dalam, karena baginya lelaki tersebut bukan hanya belahan raga maupun jiwanya. Tapi juga, jika dia harus kehilangan seluruh tetes darahnya demi lelaki itu, maka dia bisa memastikan tidak akan muncul rasa penyesalan nantinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines