RONA CINTA 2 : GRADUATION

RONA CINTA 2 : GRADUATION

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Semester baru di mulai. Arin menyiapkan semuanya dengan sempurna. Dia ingin kehidupannya di kelas XII bisa lebih seru dan menarik lagi, dan berdoa agar kejadian-kejadian tidak menyenangkan, tidak terlalu banyak menimpanya. Udah capek dia ngadepin keisengan Linda and The gang, 4L. Dhika berharap, dia bisa lebih banyak menghabiskan waktunya menikmati tahun terakhirnya di SMA, sebelum memegang kendali perusahaan orang tuanya yang di Amerika. Dia juga berharap hubungannya dengan Arin bisa semakin dekat. Dia pun ingin The Boyz tetap eksis di tahun terakhir mereka aktif. Gimana kelanjutan cerita mereka? Berhasilkah harapan dan keinginan mereka tercapai? Apakah impian yang mereka kejar akan terwujud?
All Rights Reserved
#147
sehari-hari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amami
  • Asphodel ✓
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • See You After Midnight [END]
  • Baswara
  • Cinta yang Dingin:Kehidupan di Sekolah
  • Alexa
  • Sweet Enemy
  • PATAH HATI DI TITIK NOL
Amami

Riksa hanya anak badung dan biang onar di sekolahnya. Dia bebas melakukan apapun yang dia mau. Memang siapa yang akan melarangnya? Orang tua? Tidak ada. Bahkan baginya, rumah sudah bukan lagi tempat Riksa untuk pulang. Orang tuanya berpisah dan bodohnya lagi papanya masih mengharapkan istrinya kembali. Sedangkan mamanya... entahlah, mungkin wanita itu kembali pada cinta pertamanya. Atau bahkan lebih baik ia tidak usah kembali. Karena terakhir kali bertemu, mamanya hampir membuat nyawa Ester melayang. Namun di dalam hati, Riksa masih menginginkan kehangatan dan cintanya kembali lagi seperti dulu. Diam-diam berdoa dalam dan meminta waktu untuk bisa ia putar kembali. Tapi Riksa sadar, hal itu tidak akan terjadi karena ia bukan Tuhan. Sekarang lelaki itu hanya berharap bahwa suatu saat ada seseorang yang akan datang membawa cintanya yang hilang, sesuatu yang dulu sempat Riksa buang, sesuatu yang pernah Riksa lupakan, sesuatu yang dulu sempat ia rasakan di tengah keluarganya yang saat ini telah hancur. Jika seseorang itu mampu memberikannya semua itu dan memberikan satu hal lebih lagi pada Riksa, ia berharap orang itu pun mampu memperbaiki dirinya yang kini telah rusak serta mengisi kekosongan hatinya. Tapi selama waktu itu akan datang, Riksa harus berbuat apa? Apakah seseorang itu memang akan datang padanya? Jika tidak, dia harus bagaimana? Apakah Riksa harus terus berdoa pada harapan semu hingga akhir masa hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines