Catatan Senja

Catatan Senja

  • WpView
    Reads 624
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 9, 2020
Mengisahkan seorang lelaki remaja cerdas yang memiliki segudang prestasi dan bakat, namun jauh dari kata bahagia. Hidupnya terlalu monoton, tidak ada warna bahkan sekedar tersenyum pun jarang ia tunjukkan. Kehidupan yang tidak pernah ia inginkan. Lelaki yang penuh dengan tuntutan dan tekanan dari orangtuanya. Culun satu kata untuknya. Dingin, pendiam, datar dan cuek sifat yang melekat dalam dirinya sedari dulu. Namun, kehidupannya mulai sedikit berwarna ketika seorang gadis datang dan mengusik hidupnya. Gadis yang selalu lelaki itu hindari sejak pertemuan pertama dan membuatnya risih. Lalu bagaimana dengan kisah mereka? Akankah ada Asmara yang tumbuh dari salah satu remaja itu? Lalu Siapakah yang memulai menanam benih asmara di antara keduanya? apakah El gadis yang selalu menghantui Dwika? ataukah Dwika lelaki culun dengan segudang prestasi?
All Rights Reserved
#302
cerdas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor?
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)
  • DANADYAKSA
  • Hiraeth'n
  • Arsyilazka
  • GIFA
  • Liku-liku perjalanan hidup Elsa
  • We Are One
  • KISAH
Amor?

Ini kisah seorang gadis dari keluarga biasa saja, tiba tiba bangun di tubuh seoranga gadis dari keluarga kaya. Awal nya dia memang merasa kaget, harusnya dia sudah meninggoy karna kecelakaan angkot yang ia alami. "Ini harus seneng atau sedih ya, bangun bangun jadi orang kaya. Harus nya kan sekarang udah di tanya manrobuka" gumamnya. Sadar akan sesuatu dia langsung melotot kan mata nya "EH IYA YANG DI TANYA BEGITUAN SIAPA DONG KALO GUE IDUP LAGI?!" ujar nya shock. Ini kisa Amora or Amara versi baru ya ges. Aku ubah hehehe, semoga kalian lebih suka. Pasti lah suka, ye kan?😘

More details
WpActionLinkContent Guidelines