POWER of POSTER

POWER of POSTER

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2020
Buku Power of Poster (POP) ini menceritakan tentang pertualangan Panduka saat bekerja di pedalaman Kalimantan, mengamati geliat Jakarta hingga terperosok dalam suasana kota sejarah Jepang, mayoritas dipenuhi dengan lukisan pensil bersumber dari photo aslinya. Selain itu juga photo-photo itumembentuk alur cerita tentang Raja dan Ratu (anak Panduka). Kata-kata bijak dari orang-orang terkenal diolah sangat sempurna bersanding dengan lukisan pensil, sehingga pembaca sangat mudah memahaminya. Cerita petualangan ini dipadukan dengan photo-photo asli kejadian yang melatarinya. Pikiran pembaca akan lebih mudah membayangkan nuansa yang sebenarnya. Pembaca dibawa pada solusi-solusi dan ide gila yang menarik. "Buku Power of Poster ini penuh dengan gambar-gambar menarik, dari photo-photo perjalanan hidup Mad Rifal. Kata-kata bijak dari orang-orang terkenal diolah sangat sempurna, sehingga pembaca sangat mudah memahaminya." -- Rina Heriyanti (RT) -- "Luar Biasa! Setelah membaca buku POP ini, saya yakin bisa mengolah photo-photo selfi saya menjadi sebuah buku bergambar. Namun ide buku ini, baru pertama kali saya temukan, sangat berbeda dari penulis yang lain." -- Muhammad Rifadillah Naufal (SMA) -- "Ih gambar-gambarnya bagus banget, saya tidak perlu membacanya, cukup melihat gambar yang ada di buku ini, saya langsung mengerti, ayah hebat." -- Almira Citta Rifadhia (SD) -- "Umur saya sudah tidak muda lagi, tetapi setelah melihat buku POP ini, saya merasa seperti muda kembali." -- Rifaldi (Swasta) --
All Rights Reserved
#211
semangat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • Namamu dalam sujudku
  • Paradigma
  • Putih (Catatan Walisantri & Santriwati Alumni Pondok Pesantren Gontor
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Decoration of Seven Loves
  • KALINDRA

Aku tahu takdir memang selalu bercanda padaku, mungkin lebih tepatnya merundungku. Sedari awal hidupku tidak berjalan baik. Bukan, bukan melarat apalagi bekerja bagai kuda hanya untuk sesuap nasi, tetapi menjadi anak dari konglomerat yang meneteskan liur pada reputasi. Aku lah anak yang ditempa sekeras mungkin oleh orangtuaku untuk meraih reputasi impian mereka. Kurasa meski aku hancur berkali-kali, tumpul berkali-kali, dan berkarat berkali-kali; orangtuaku masih menarik leherku dengan paksa untuk bekerja demi reputasi mereka. Aku yang hidup seperti itu, kurasa dengan mati setidaknya bisa terbebas. Namun, bak keluar kandang buaya masuk kandang harimau, aku terbebas dari orangtuaku akan tetapi jatuh ke dalam genggaman entitas lain. Dewa yang menyeretku paksa untuk menjalani kehidupan seseorang yang kuberi iba secuil biji jagung. Libitina Kaltain. Karakter dari novel yang kubaca kala memiliki waktu luang sebiji kecil. Bukan, bukan pemeran utama yang menakjubkan apalagi pemeran penjahat. Tapi hanya pemeran pendamping yang bahkan hanya muncul sekali. Sang tumbal peperangan, keturunan yang menyedihkan dari Keluarga Kaltain. Anak yang hanya muncul saat keluarganya mengorbankan dirinya demi memenangkan peperangan. Anak yang malang, begitulah kupikir. Jika tahu rasa Ibaku yang ternyata membawaku ke sini, maka lebih baik kuludahi saja namanya. Libitina Kaltain, aku hidup kembali dalam tubuh penuh luka dan tak berdaya miliknya. Menjalani hidup menyedihkan Libitina yang bahkan lebih rendah dari budak, dianggap sampah keluarga yang tidak pernah dipandang. Aku hidup sebagai dirinya, sekaligus menanggung takdirnya yang entah apa. Bersamaan dengan kebingunganku pada Dunia dan takdirku sendiri, kata mengapa yang menggerayangi. Mau bagaimanapun aku harus bertahan di sini, meski bersamaan dengan kemarahan yang tumbuh membukit, serta dendam dan kebingunganku. Mungkin juga secuil harapanku. . _____________________ Warning: terdapat kata-kata kasar! Slow update

More details
WpActionLinkContent Guidelines