POWER of POSTER

POWER of POSTER

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2020
Buku Power of Poster (POP) ini menceritakan tentang pertualangan Panduka saat bekerja di pedalaman Kalimantan, mengamati geliat Jakarta hingga terperosok dalam suasana kota sejarah Jepang, mayoritas dipenuhi dengan lukisan pensil bersumber dari photo aslinya. Selain itu juga photo-photo itumembentuk alur cerita tentang Raja dan Ratu (anak Panduka). Kata-kata bijak dari orang-orang terkenal diolah sangat sempurna bersanding dengan lukisan pensil, sehingga pembaca sangat mudah memahaminya. Cerita petualangan ini dipadukan dengan photo-photo asli kejadian yang melatarinya. Pikiran pembaca akan lebih mudah membayangkan nuansa yang sebenarnya. Pembaca dibawa pada solusi-solusi dan ide gila yang menarik. "Buku Power of Poster ini penuh dengan gambar-gambar menarik, dari photo-photo perjalanan hidup Mad Rifal. Kata-kata bijak dari orang-orang terkenal diolah sangat sempurna, sehingga pembaca sangat mudah memahaminya." -- Rina Heriyanti (RT) -- "Luar Biasa! Setelah membaca buku POP ini, saya yakin bisa mengolah photo-photo selfi saya menjadi sebuah buku bergambar. Namun ide buku ini, baru pertama kali saya temukan, sangat berbeda dari penulis yang lain." -- Muhammad Rifadillah Naufal (SMA) -- "Ih gambar-gambarnya bagus banget, saya tidak perlu membacanya, cukup melihat gambar yang ada di buku ini, saya langsung mengerti, ayah hebat." -- Almira Citta Rifadhia (SD) -- "Umur saya sudah tidak muda lagi, tetapi setelah melihat buku POP ini, saya merasa seperti muda kembali." -- Rifaldi (Swasta) --
All Rights Reserved
#125
power
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Namamu dalam sujudku
  • Putih (Catatan Walisantri & Santriwati Alumni Pondok Pesantren Gontor
  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • Starlight Wonder
  • Decoration of Seven Loves
  • BALADA KEHIDUPAN

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines