Sepi dan Gelap

Sepi dan Gelap

  • WpView
    LETTURE 1,748
  • WpVote
    Voti 216
  • WpPart
    Parti 11
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, ott 10, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Plakkk "Kamu bukan anak saya!!"~ "Kenapa papa gak anggep Nata hiks?" balas Nata sambil memegangi pipinya yang terasa begitu panas. "Apa itu membutuhkan alasan? Kesalahan paling fatal karena kamu lahir!"~ * "Ma-maaf aku gak sengaja,"~ "Lo sekarang jadi babu gue!"~ * "Nata, lo ga papa kan? Mana yang sakit?"~ "Aku ga papa kok."~ * Aku suka sepi, saat sepi tak ada yang mengetahui jika aku sedang menangis. Aku suka gelap, karna gelap aku bisa tenang. ~Freynata Agnesila~ -Ambil Nata Tuhan, kalau itu bisa bikin semua orang bahagia~ #HASIL PEMIKIRAN SENDIRI!!!
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • SAGA [On Going]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • AILAH(END)✅
  • Key'vin [COMPLETED] ✅
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • ARKALYA (END)
  • Sejenak Luka
  • 0°Celcius [End]
  • Mysterious Girl
  • After Rain (Selesai)

"Kita mau kemana kak?" "Liat nanti" "Ck kakak mah" kesal Nadila "Gue bukan kakak lo jadi jangan panggil gue Kakak" "Tapi kan kakak itu kakak kelas aku masa aku manggil nama yang ada itu namanya gk sopan tauuu" ujar nadila sambil mengerucutkan bibirnya. "Panggil nama aja" "Gamau ah kak nanti dikira aku itu sok kenal sok..." "Diem atau gue cium" ancam Saga Ucapan saga barusan menimbulkan semburan merah di pipi Nadila Sebelum baca diusahakan follow! Jangan lupa vote and commet,see you✨

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti