A Deadly Smile

A Deadly Smile

  • WpView
    LECTURAS 212
  • WpVote
    Votos 92
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 10, 2020
"gimana? Kamu terima" tanya seorang pria yang sudah berumur itu kepada cucu perempuannya. "Iya kek!" jawabnya dengan mantap. "Kalo kamu nak?"salah satu wanita yang duduk di samping laki laki berwajah datar juga mengajukan pertanyaan kepada sang anak. laki laki itu menoleh sebentar lalu menghembuskan nafas beratnya dan mengangguk pelan sebagai jawaban dari pertanyaan wanita tadi. Dan dari pertemuan inilah kehidupan sepasang calon pengantin dimulai...
Todos los derechos reservados
#49
arthur
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Takdir Semesta
  • HIRAETH : Rain In Paradise (END)
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • Secret Destiny
  • GAME [END & PROSES REVISI]
  • Takeaway
  • WHEN DESTINED (END)
  • Maaf, Cakra!
  • Fated to Loved
  • Bukan Istri Bayaran(End)

Dijodohkan dengan cowo yang disuka selama beberapa tahun belakangan ini, bagaimana Abel menolak perjodohan ini. Abel sangat menyukai Fero, walaupun Fero belum atau mungkin tidak akan bisa menyukai Abel. Tpi Abel yakin, jika dia bisa membuat Fero jatuh cinta padanya. ~~~ "Dia Lala, pacar gue" "Tapi kan kita udah dijodohin Fer" *** "Heh, lo harusnya tu sadar diri, gue sama Fero itu udah nikah, jadi ngga usah ganggu-ganggu Fero lagi, ngerti ga?" *** "oh iya Fer, 2 bulan lagi kan kamu ultah, kamu mau kado apa dari aku?" Tanya Abel antusias "Lo tulus sayang sama gue kan Bel?" Abel mangangguk antusias, "berarti lo bakal ngelakuin apapun yang gue minta kan Bel?" "Iyaa, selama aku bisa dan mampu, apapun yang buat kamu bahagia, aku akan lakuin. Emang kamu mau kado apa?" ucap Abel tersenyum lebar "Ceraiin gue Bel" ucap Fero yang membuat Abel tersentak kaget "Fer... Serius, jangan bercanda" "Gue serius Abel" tegas Fero menatap tajam mata Abel "Tapi Fer, kalo itu aku gabisa aku gamau" "Plis Bel, lo jangan egois, jangan karna bokap lo punya harta dan kekuasaan lo jadi seenaknya gini sama gue. Gue juga punya perasaan Bel, gue juga pengen bahagia, tolong Bel" ucap Fero lirih Apa sebegitu tidak sukanya Fero padaku sampai Fero memohon untuk bercerai denganku, ku akui aku memang egois, tapi kan..... *** "Gue mohon La, gue minta maaf atas perkataan gue ke elo waktu itu, tapi gue mohon tolongin gue sekali ini aja, plis" *** "Makasih ya Fer, udah bantuin aku ngewujudin pernikahan impian aku, sekarang gantian, waktunya aku yang bantuin kamu ngewujudin pernikahan impian kamu" *** Akankah Abel beneran bisa membuat Fero menyukainya? Yukk baca yuk, hihi

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido