Cinta seorang Psyco

Cinta seorang Psyco

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Awal mula misi yang menyebabkan dua insan itu terjebak dengan masalah mereka sendiri. misi yang ditugas kan untuk menangkap gadis ternyata berantakan karena membawa perasaan dalam penangkapan. "kamu hanya miliku seorang dan tidak boleh ada yang menyentuh mu selain aku, mengerti kamu?!" dimas dengan penuh penekanan "tapi apa hak kamu kalo aku milik kamu aku saja tidak kenal kamu kok!!" wulan pun angkat bicara. penasaran dengan ceritanyaa pengen tau kelanjutanya makanya buru baca dan jangan lupa vote dan coment yah kalo ada typo dan mohon maaf jika ada masalah tokoh atau pengucapan yang absurd #hinkrank psycopat #hinkRank kekerasan #hinkTeka-teki #dimasPrasetyo #wulanWidiasari ©by:@osiya
All Rights Reserved
#765
darah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hydrangea✓
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • The Secret [COMPLETED]
  • SIRAUT SIRAH [REVISI]
  • ABHIZARA (ON GOING)
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • ARABELLA
  • Dinding Sunyi
  • The Last Puzzle

[SELESAI] FOLLOW AKUN INI SEBELUM MEMBACA [HARAP VOTE+COMENT TERIMAKASIH] "OTAK ITU MUDAH TERPENGARUH DARI PADA HATI, JADI KEMUNGKINAN BESAR MANUSIA BERKHIANAT DENGAN KATA-KATA NYA SENDIRI!" "Gue pikir.......gue pikir lo suka sama gue..... Gue pikir lo orang yang bisa ngeluarin gue dari lingkaran hitam kehidupan kelam gue... Hiks hiks.... Tapi ternyata lo orang yang akan hancurin gue hiks!".isak Starla. Starla mengertakan giginya menangis menodongkan pistol yang ia bawa didahi Ares. "MATI LO ARES MATI!!!!".Teriak Starla sambil menangis. Ares menatap Starla menjatuhkan senjata ditangannya lalu mengarahkan ibu jari dan jari telunjuknya membentuk pistol kearah dahi gadis itu. Ares tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines