Kelas Edan

Kelas Edan

  • WpView
    Reads 551
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2020
"Kalian tau gak? Kelas kalian itu KELAS EDAN!" - Pak Rijal, kepala sekolah yang terhormat. Kelas siapalagi kalo bukan XI Ips 3 yang bikin Pak Rijal murka. Kelas rusuh yang paling di benci kelas lainnya. Tapi... "Biar rusuh bikin risih, tapi ngangenin tau!" - Freya Annastasia Semua berubah ketika kelas XI Ips 3 di pindahkan ke lantai paling atas, lebih tepatnya bekas gudang. Tidak ada kelas tetangga. Layaknya diasingkan. Tapi bukan XI ips 3 namanya, Kalo gak bikin surprise.
All Rights Reserved
#594
softboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Bukan Dilan Tapi Yusup
  • Classmates
  • Zeefazka
  • Hey, Look Here! [SUDAH TERBIT]
  • SATU DARAH
  • BENDAHARA VS BAD BOY [ COMPLETED ]
  • BUMANTARA
  • ZER0

Bandung, awal semester baru. SMA Bangsa Harap kembali dipenuhi hiruk-pikuk khas dunia remaja: tawa, keluh kesah tentang PR yang tak terselesaikan, hingga geng-geng yang mencoba menegaskan eksistensi mereka di lingkungan sekolah. Di sinilah cerita ini dimulai, di sebuah ruang kelas XI IPS 1 yang penuh warna-bukan hanya dari cat temboknya, tapi dari karakter unik setiap siswa yang menghuninya. Di sudut belakang, Yusup dan gengnya-Mugni, Faisal, dan Ajril-adalah sumber utama kehebohan. Mereka dikenal sebagai tukang bikin gaduh, dengan celetukan konyol yang tak jarang membuat teman-teman mereka tertawa atau justru mengelus dada. Yusup, pemimpin tak resmi dari geng ini, adalah tipe cowok yang santai dan terkesan tak peduli. Tapi di balik sikapnya yang cuek, ada karisma yang membuatnya tetap jadi pusat perhatian, terutama bagi teman-temannya. Di sisi lain, ada Sinta, ketua geng cewek yang terkenal paling modis dan galak. Sinta bersama tiga temannya-Uji, Lina, dan Nisa-adalah "primadona kelas" yang selalu ingin menjadi pusat perhatian. Mereka tidak suka ada yang mencuri sorotan, apalagi jika itu adalah pendatang baru. Dan pagi itu, semuanya berubah ketika seorang gadis pindahan dari Jakarta muncul di kelas mereka. Intan-siswi baru dengan senyum manis dan aura anggun yang membuat semua mata tertuju padanya. Bagi sebagian besar siswa laki-laki, dia adalah sosok sempurna seperti bidadari. Tapi tidak untuk Yusup. Namun, siapa sangka, kedatangan Intan di SMA Bangsa Harap bukan hanya mengguncang suasana kelas XI IPS 1, tapi juga hati dan hidup beberapa orang-termasuk Yusup. Di tengah tawa, konflik, dan keusilan khas remaja SMA, sebuah cerita baru mulai terukir. Sebuah cerita tentang persahabatan, persaingan, dan... cinta yang tak terduga. Dan cerita itu dimulai di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines