Yes, Senior!

Yes, Senior!

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
"Kenapa kalian diam? Gak sanggup? Hilang harga diri kalau minta maaf ke junior?" kedua alis Cia terangkat sambil menatap bergantian Fo dan Ray, "Biasanya kalau orang yang berpikiran dewasa langsung minta maaf kalau dia berbuat salah. Atau bagian badan tertentu kalian aja yang udah menunjukkan kedewasaan tapi pikiran masih bocah?" ucap Cia lantang. Ia geram setengah mati. Fo menggertakan rahangnya tak kalah geram dari Cia. Ucapan tersebut sangat melukai harga dirinya. Ia juga tidak menginginkan acara itu ilegal dan gagal. Tapi ada sebab yang membuatnya menjadi seperti itu. Fauzhan Manggala Saito, biasa yang disapa dengan sebutan Fo adalah mahasiswa semester enam sekaligus ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMEN) sedangkan Chiara Almeera Dareen yang disapa dengan Cia adalah mahasiswi semester dua yang merupakan junior dari Fo. Siapa sangka pertengkaran mereka akan berlanjut ke hubungan yang lebih serius antara junior dan senior kampus.
All Rights Reserved
#112
campus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketua BEM || Fakultas Kesenian || TERBIT.
  • Titik Nadir
  • Youth
  • Reorganisasi
  • Analog Melankolis
  • Line of Destiny (TERBIT)
  • - LOVE CLASS -

Ghifari Antariksa-sosok yang bertolak belakang dengan gemerlap yang mengitarinya. Ketua BEM Fakultas Kesenian, seniman berbakat dengan karya yang sering jadi pusat perhatian, tapi justru membenci sorotan. Baginya, seni adalah dunia yang berbicara sendiri-tanpa perlu publikasi berlebihan atau eksistensi yang dipertanyakan. Sifatnya sedikit tengil dan tentu saja itu kepada orang terdekat. Di balik sikapnya yang tenang, Ghifari menyimpan luka yang tak mudah diungkapkan. Ia memiliki seribu cerita tentang seorang ayah yang kejam dan seorang ibu yang sedang sakit, tetapi memilih untuk menyimpannya sendiri. Hanya segelintir orang yang mengetahui kisah sebenarnya-teman dekatnya, dan mantan kekasihnya yang hingga kini masih tersisa dalam ingatannya. Kemudian datang Aldara Amorfati, gadis yang tidak pernah berhenti berbicara dan selalu membawa kehangatan dalam setiap langkahnya. Aldara adalah kebalikan dari Ghifari, ia sangat ceria, penuh semangat, dan tidak ragu mengutarakan perasaannya. Dia ditunjuk sebagai sekretaris BEM, ia semakin dekat dengan sosok yang diam-diam dikaguminya. Namun, semakin ia berusaha mendekat, semakin Ghifari berusaha menjaga jarak. Di antara kisah yang belum selesai dan perasaan yang mulai tumbuh, akankah Ghifari tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya, atau justru menemukan warna baru dalam kehadiran Aldara? Cari

More details
WpActionLinkContent Guidelines