99 Hari Bersama Tuhan

99 Hari Bersama Tuhan

  • WpView
    LECTURAS 334
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 100
WpMetadataReadConcluida mar, jun 9, 2020
Dari 99 nama yang baik, Tuhan telah menetapkan rasa kasih sayang sebagai sifat keutamaan-Nya. Tulisan ini mencoba menghubungkan peristiwa sehari-hari yang dialami penulis dengan 99 nama Tuhan secara berurutan, sejak tanggal 1 Rajab hingga berakhir pada 10 Syawal 1441H. Tulisan ini mengandung unsur-unsur filosofis, puitis, dan juga tentang cinta.
Atribución Creative Commons (CC)
#25
filosofi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Semua Yang Sirna
  • Ayat Yang Ku-Rindukan
  • Cinta Satu Sendok Teh (Secukupnya)
  • Madah Qolbu❣️
  • Gus Abizar
  • CINTAKU UNTUK USTADZ
  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • Imam Hati ✔️ (Part Lengkap)
  • The Last Captain

Dalam perjalanan hidup yang dipenuhi oleh suka dan duka, Seorang penyair puitis bernama Gaharu Samudra menemukan jati dirinya terperangkap dalam kesepian didasar lautan yang hampa. Sejak muda, Gaha selalu melahirkan puisi-puisi indah tentang cinta, harapan, dan juga kecewa. Namun tak ada satupun kisah cinta yang mencerminkan keindahan dari puisi buatannya. Didalam perjalanan ini, ia banyak belajar, bahwa, cinta yang ia berikan sepenuhnya bukan hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk dirinya sendiri. Sebagaimana bentuk penerimaan dan penghargaan terhadap dirinya dari perjalanan hidup yang ia tempuh sejauh ini bersama dengan tawa dan lara. Cerita "Semua Yang Sirna" lahir dari sebuah perjalanan hidup Gaharu Samudra yang berjuang untuk menemukan jati dirinya. Kisah ini bisa untuk menambah wawasan bagi setiap pembacanya, bahwa setiap luka yang diderita bisa diambil untuk dijadikan pembelajaran dihidup kita untuk kedepannya, dan setiap puisi yang tercipta dari hati yang lara, bisa menjadi langkah baru menuju penyembuhan hati setiap penciptanya. Kunci agar tidak tersakiti adalah, "Jangan menaruh kepercayaan lebih terhadap manusia, melebihi kepercayaanmu terhadap Tuhan Yang Maha Esa." -Gaharu Samudra

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido