Wanita yang Menyimpan Badai Dalam Hatinya

Wanita yang Menyimpan Badai Dalam Hatinya

  • WpView
    LETTURE 2
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, giu 2, 2020
WpInfo
SAGGISTICA
Kehidupan begitu berat bagi pundak kecil mereka. Badai yang datang menerpa, ia simpan dalam hatinya, biarlah hujan yang sedih menggantikan derasnya air mata Kinan. Takdir tak begitu baik bagi Kinan dan Lintang, setelah kepergian Ibu pada pagi yang masih dini dan Ayah yang menghilang tanpa kabar, mereka telah mengalami luka paling parah. Kinan harus menghidupi Lintang yang sakit-sakitan. Tubuh kecilnya tak begitu tegap, tapi untuk Lintang ia ikhlaskan. Dan ia juga merelakan Lintang pergi dengan yang lain. . Ini cerita tentang dua bersaudara yang saling menjaga, tapi mereka harus terpisah karena keadaan. Happy reading
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Cawa
  • "Thanks For My Self  Sofiee"
  • Bintang Yang Kupanggil Ayah [HIATUS]
  • Kinan's Life Story (SELESAI)
  • RUANG KINANTI
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓

Tujuh tahun telah berlalu sejak Rima, istri dari pebisnis ternama Juno, meninggal dunia akibat penyakit mematikan yang merenggutnya perlahan. Kepergian sang istri tak hanya meninggalkan lubang di hati Juno, tapi juga menyisakan beban besar-membesarkan tiga anak mereka seorang diri. Aliza, si sulung yang tampak kuat dan dewasa, memikul tanggung jawab keluarga di pundaknya sambil menahan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Rama, anak kedua yang merasa kekurangan kasih sayang, tumbuh menjadi remaja pemberontak yang selalu ingin membuktikan dirinya. Dan Bima, si bungsu yang penuh tawa dan harapan, justru harus menghadapi kenyataan pahit: ia mengidap penyakit yang sama seperti ibunya. Di tengah tekanan bisnis, trauma masa lalu, dan retaknya komunikasi di dalam rumah, Ayah Juno harus berjuang menemukan kembali peran seorang ayah-bukan hanya sebagai penopang keluarga, tapi sebagai pelindung hati-hati yang nyaris hancur. Luka yang tak terlihat, dan upaya sebuah keluarga untuk tetap saling menggenggam meski dunia mereka nyaris runtuh. Karena terkadang, cinta yang tak diucapkan adalah yang paling berat untuk ditanggung. ---

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti