Pesan Pesawat Kertas

Pesan Pesawat Kertas

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2020
Sore itu,,,, di kursi halaman, diri tersenyum merangkai imajinasi kehidupan dengan sang idola, ditemani dengan aroma teh yang menyegarkan dahaga. Namun, khayalan pecah saat mendengar langit senja bergemuruh hebatnya. Jingga telah berubah hitam, suara langit terdengarkan. "Ayo masuk!" perintah ibu Pukul 20.00 WIB. Aku melihat dibalik jendala. Saat itu, malam pekat tanpa bintang setelah turun hujan. Udara dingin menusuk pakaian. Hingga, suara ponsel meruntuhkan dinginnya malam dan terbaca pesan bertuliskan, besok aku pergi. Seketika, jariku lupa cara mengetik dan pikiranku kosong untuk membalas pesannya. Aku tidak ingin berpisah dengan tawaku. Aku masih membutuhkanmu untuk menopang tangisku. Bibir ini kelu untuk berucap ingin bertemu. Perpisahan ini mencuri senyumku. Aku pergi tidur...... Mimpi burukpun tiba.... Pukul delapan pagi, aku mengetuk istanamu. Selembar kertas bertinta ditinggalkan untukku. Kenapa dirimu tidak menungguku? walau sekedar berucap sampai bertemu. Telat sudah, dirimu hanya menyampaikan lukisan rindu. "Kita berpisah" ucapku. Pesan sinyal selalu aku tunggu darimu, sejak hari itu. ~ sahabatku ~ (Aku tidak bisa membaca isyarat pesan pesawat kertasmu sehari setelah peristiwa kelulusan itu. Tiga tahun bersama dibangku SMA, meninggalkan album cerita bahagia hingga jejak luka. Doaku mengiringi cita-citamu) ucapku saat di perjalanan kembali kerumahku
All Rights Reserved
#17
suratterakhir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Tetap Menunggumu
  • Aisyah(TAHAP REVISI)
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • ANGKASA
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • My Bad Girl #BadSeries✔

[SELESAI] Hari ini kau datang, esok kau menghilang. Lalu kau kembali dengan membawa semua kenangan yang telah kutinggalkan. Terimakasih telah datang, lalu meninggalkan:) *** Hei, kalian. Jangan hanya membaca tanpa meninggalkan sedikit kenangan. Hehe. Makasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines