Daun dan Angin

Daun dan Angin

  • WpView
    Leituras 75
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, fev 9, 2021
Entah sampai kapan. Tak bisa menentukan pilihan, tidak. Bukan tidak bisa. Tetapi diri ini berjiwa kecil dan tidak mempunyai kekuatan untuk menentukan hak. Tentu ini bisa di ubah sejak awal, jika saja aku bersikap tegas dan tidak berpikir dangkal. Tapi itu hanya 'jika'. Daun kering yang jatuh dari pepohonan tidak akan menetap di tempat dimana ia terjatuh, ia akan ikut terbang tatkala angin berhembus kencang padanya. Daun itu terlalu rapuh untuk melawan agar dapat menentukan pilihannya sendiri. Daun itu tak bisa menolak ataupun berontak, tentu saja angin itu terlalu kuat untuk ditolak. Menyedihkan.
Todos os Direitos Reservados
#317
kekerasan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • GAME [END & PROSES REVISI]
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • TEOLOGI CINTA
  • Your Destiny is My Choice
  • Only one (End)✔
  • Let it Flow   (SUDAH TERBIT)
  • Falling for My Husband
  • Derana Duka (lengkap)

Seorang perempuan keras kepala dengan mulut pedasnya, pandai berdebat dan mampu membungkam lawannya. Harus menerima kehidupannya yang dijodohkan dengan lelaki yang sama sekali tidak ia inginkan didalam hidupnya, silahkan dibaca jika ingin tau kisahnya♡♡ "Okay gue akan menikah dan mengikuti permainan mereka" "Dan gue akan menang setelahnya gue bebas" "Berhenti menganggap semua ini permainan risa" "Pernikahan bukan soal ijab lalu cerai" "Ini semua bukan permainan risa, pernikahan itu sakral" "Cukup kau membahas mengenai bajingan itu lagi" "Saya hanya melakukan yang menurut saya benar" "Kodratnya perempuan untuk dikerjar bukan mengejar" "Ini bukan perkara ragu tidaknya kamu, ini bukan perkara wasiat, ini bukan perkara berbakti pada orang tua, tapi ini perkara hati kamu, jangan tanya aku mau atau tidak sudah tentu jawabannya tidak, tapi coba tanya hatimu, dia bisa menerima aku atau tidak" #1calmboy ♡♡♡ Selamat membaca Sangat dibutuhkan saran yang membangun Jangan lupa vote, comment, and share Follow akun author ☆☆☆ Update Tergantung mood dan waktu senggang Author♡

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo