Story cover for Daun dan Angin by chan1485sya
Daun dan Angin
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 03, 2020
Entah sampai kapan. Tak bisa menentukan pilihan, tidak. Bukan tidak bisa. Tetapi diri ini berjiwa kecil dan tidak mempunyai kekuatan untuk menentukan hak.

Tentu ini bisa di ubah sejak awal, jika saja aku bersikap tegas dan tidak berpikir dangkal. Tapi itu hanya 'jika'.

Daun kering yang jatuh dari pepohonan tidak akan menetap di tempat dimana ia terjatuh, ia akan ikut terbang tatkala angin berhembus kencang padanya.

Daun itu terlalu rapuh untuk melawan agar dapat menentukan pilihannya sendiri. Daun itu tak bisa menolak ataupun berontak, tentu saja angin itu terlalu kuat untuk ditolak. Menyedihkan.
All Rights Reserved
Sign up to add Daun dan Angin to your library and receive updates
or
#861konflik
Content Guidelines
You may also like
TEOLOGI CINTA by AliAspandi
30 parts Complete Mature
Memilih jodoh tak seperti melempar dadu. Aku sudah super hati-hati, ketika akan memutuskan Ghani menjadi suamiku. Tetapi Tuhan punya rencana lain. Ketika Ghani dalam keadaan tak berdaya, koma dan amnesia. Aku jadi berpikir ulang. Semakin tak tega untuk mencampakkan begitu saja. Aku tak tahu, apa ini cinta atau bukan. Yang jelas rasa itu hadir mengikat hatiku. Ghani bagiku saat ini tak lagi seperti pakaian. Jika tak cocok, aku mengganti yang lain.Bahkan, hari demi hari aku tak ingin jauh darinya. Aku tak ingin sewaktu-waktu jika ia dipanggil-Nya, aku luput dari sisinya. Terkadang aku tak mengerti banyak hal tentang diriku sendiri saat ini. Sejak Ghani bernasib naas, aku merasa berdosa besar dan sulit untuk memaafkan diriku atas niat burukku dulu pernah menuntutnya bercerai. Kini, justru sebaliknya, aku seperti telah jatuh cinta untuk kedua kalinya, tanpa syarat, sampai tertawan, hingga berserah tanpa bisa melawan. Aku mengizinkan hatiku mengalir bersama keterbatasannya, tanpa alasan jelas, bahkan cenderung absurd. Ada rasa kasihan dan iba yang luar biasa. Seperti gaya percintaan kakek nenek yang telah menua dan renta. Terkadang kuberpikir apakah hubungan suami istri seperti ini yang ideal? Tak mudah lekang oleh pancaroba. Dibanding yang didasari hitungan untung-rugi dengan mengatasnamakan cinta? Yang tak kumengerti sampai saat ini, mengapa aku semakin takut kehilangan Ghani? Sampai aku tak mampu lagi mengindetifikasi perasaanku ke Ghani, apakah aku mencintai atau mengasihani?
PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING  by Noir_Panda
22 parts Ongoing
⚠️ 𝘿𝙞 𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙖𝙨 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩 ⚠️ Dalam keremangan malam yang dihiasi cahaya bintang, angin berbisik lembut membawa aroma bunga melati dari halaman ndalem. Ning Zahra, seorang ning yang anggun, duduk di sudut taman, memandangi bulan yang berpendar cerah di langit. Meski keindahan malam itu menyenangkan, hatinya dipenuhi rasa gelisah yang tak kunjung padam. Hari itu, kehidupannya berputar 180 derajat. Saat ayahnya, seorang kiyai terhormat, mengumumkan rencana perjodohan antara dirinya dan Gus Ryan, putra sahabatnya, dunia Zahra seakan runtuh. Gus, yang selalu dia kenal hanya sebagai sosok di balik bayang-bayang, tiba-tiba menjadi calon suaminya. Perasaan campur aduk mengalir dalam dirinya-antara harapan dan keraguan, antara cinta yang belum tumbuh dan rasa takut akan kehilangan kebebasan. Namun, di balik wajah tampan dan sikap tenang Gus Ryan, terdapat kisah yang rumit dan luka yang tersembunyi. Zahra tahu, pernikahan bukan sekadar pertemuan dua keluarga; itu adalah jalinan takdir yang akan menentukan masa depan mereka. Bisakah mereka menemukan cinta dalam sebuah ikatan yang dipaksakan? Atau akankah mereka terjebak dalam keraguan dan ketidakpastian yang akan membelenggu hati mereka selamanya? Dalam perjalanan yang penuh dengan tawa, air mata, dan penemuan diri ini, Zahra dan Gus harus berani menghadapi takdir yang dipilih untuk mereka. Akankah mereka bisa melangkah bersama menuju cinta yang sejati, atau akankah perjodohan ini hanya mengungkap rahasia kelam yang membentang di antara mereka???
Let it Flow   (SUDAH TERBIT) by mounalizza
11 parts Complete
- "Benar apa yang dikatakan pria tadi?" Pertanyaan itu membuat Yasmin tak berdaya. "Apa kamu pernah menggugurkan kandungan?" Yasmin tahu, pertanyaan Arjuna diselimuti kemarahan memuncak. Ini lebih menegangkan dibandingkan saat malam pertama Arjuna sadar ia bukan gadis perawan. Ini vonis yang lebih perih. Karena sampai kapanpun, dosanya akan terus menghantui hidupnya. Dahulu, dengan sadar ia mengambil keputusan fatal. Menggugurkan kandungan sepihak. Yasmin diam sambil menunduk. Ia tak berani berhadapan mata dengan mata Arjuna. Seluruh organ tubuhnya seolah berkhianat agar tetap bungkam, seolah sadar sang suami tidak menyukai kebohongan. Apalagi ia seorang manusia egois yang pernah bertindak dilarang hukum agama, maupun norma adat yang mereka anut. "Kebisuanmu, aku anggap sebagai jawaban. Berarti perkataan pria itu benar." Arjuna mencengkram lengan Yasmin. Ada geraman tertahan di sana. Yasmin yakin, andai ia seorang pria, Arjuna pasti sudah menghabisinya dengan pukulan bertubi-tubi sebagai ungkapan emosi. Namun keberuntungan memihak, ia perempuan dan Arjuna seorang pria baik-baik. Tidak akan mungkin mengotori tangannya melukai kaum hawa. "Mama ternyata salah mencari istri baik-baik untukku." Arjuna meluapkan emosinya dengan kata-kata. Yasmin meneteskan air mata. Ia memang penipu ulung, wajah manisnya senjata ampuh untuk menipu semua orang, termasuk keluarganya. "Dan selamat, aku tidak bisa menceraikan kamu, setidaknya dalam waktu dekat ini." "Maaf, Mas. Andai aku bisa kembali ke masa lalu.." Ucapan tulus yang Yasmin keluarkan tidak membuat Arjuna luluh. "Aku tidak akan sudi memiliki istri seperti kamu dan tidak akan mau memilih kamu sebagai calon ibu untuk anak-anakku. Jadi jalani pernikahan ini sebaik-baiknya, sebelum kita berpisah.." Yasmin mengangguk. Ia cukup sadar jika Arjuna kecewa dengannya. *** Arjuna dan Yasmin Mounalizza Selasa, 28 Feb 2017
You may also like
Slide 1 of 7
TEOLOGI CINTA cover
PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING  cover
Only one (End)✔ cover
Your Destiny is My Choice cover
Let it Flow   (SUDAH TERBIT) cover
Derana Duka (lengkap) cover
Maaf, Cakra! cover

TEOLOGI CINTA

30 parts Complete Mature

Memilih jodoh tak seperti melempar dadu. Aku sudah super hati-hati, ketika akan memutuskan Ghani menjadi suamiku. Tetapi Tuhan punya rencana lain. Ketika Ghani dalam keadaan tak berdaya, koma dan amnesia. Aku jadi berpikir ulang. Semakin tak tega untuk mencampakkan begitu saja. Aku tak tahu, apa ini cinta atau bukan. Yang jelas rasa itu hadir mengikat hatiku. Ghani bagiku saat ini tak lagi seperti pakaian. Jika tak cocok, aku mengganti yang lain.Bahkan, hari demi hari aku tak ingin jauh darinya. Aku tak ingin sewaktu-waktu jika ia dipanggil-Nya, aku luput dari sisinya. Terkadang aku tak mengerti banyak hal tentang diriku sendiri saat ini. Sejak Ghani bernasib naas, aku merasa berdosa besar dan sulit untuk memaafkan diriku atas niat burukku dulu pernah menuntutnya bercerai. Kini, justru sebaliknya, aku seperti telah jatuh cinta untuk kedua kalinya, tanpa syarat, sampai tertawan, hingga berserah tanpa bisa melawan. Aku mengizinkan hatiku mengalir bersama keterbatasannya, tanpa alasan jelas, bahkan cenderung absurd. Ada rasa kasihan dan iba yang luar biasa. Seperti gaya percintaan kakek nenek yang telah menua dan renta. Terkadang kuberpikir apakah hubungan suami istri seperti ini yang ideal? Tak mudah lekang oleh pancaroba. Dibanding yang didasari hitungan untung-rugi dengan mengatasnamakan cinta? Yang tak kumengerti sampai saat ini, mengapa aku semakin takut kehilangan Ghani? Sampai aku tak mampu lagi mengindetifikasi perasaanku ke Ghani, apakah aku mencintai atau mengasihani?