ANDIN
  • WpView
    Reads 461
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 18, 2022
"Dev,,!!!!!!! Hah kamu lebih milih dia ?devano!!!!!!!!!!!!"teriak perempuan cantik sambil memegangi lengan devano "kita tak lebih dari seorang sahabat"jawab devano "Oh ya ,orang tua kita jodhohin kita berdua"ancam gadis itu "Hah jodoh?aku gak pernah setuju sama perjodohan kita ,aku berhak nentuin hidup aku,sekarang kamu pergi...."sahut devano Hah apa apaan ini aku maunya sama devano secara dia kayaraya "" batin gadis itu "Oh oke kamu lebih milih dia dari aku ,aku akan rusak hubungan kalian dan khususnya loo heh gadis miskin gw akan hancurin hidup Lo,camkan itu"
All Rights Reserved
#347
andin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS]
  • Arsyilazka
  • Hello!! my Husband [END]
  • DEANDRA (Dangez Gang)
  • Mr Dodol And Ms Cendol
  • ALRIN
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Pertemuan yang tidak disengaja [ END ]
  • F dan Z  ( and )
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]

|Nyatanya saya sendiri yang berjuang dan endingnya adalah kamu pergi setelah yang saya perjuangan. Jika memang begitu let's see karma, dude.| -Rianna Louis Gabriella "gue bingung na, saat lo mutusin buat pergi dari hidup gue rasanya semua gelap. Gak ada yang harus gue perjuangin buat hidup." Lirih devanno. "lo hidup bukan buat gue aja no, lo bisa buka mata lo lebar lebar and see? Di sekitar lo ada orang orang yang jauh lebih sayang dan harusnya itu bisa jadi alasan lo buat bertahan dan bangkit". Ucap Anna. Devanno menggelengkan kepalnya cepat, Anna tidak mengerti apa yang devanno inginkan. Anna tidak pernah tahu sulitnya melewati hidup tanpanya. Seketika Devanno menggenggam tangan Anna dengan erat. "gue bakal bikin lo jatuh kepelukan gue lagi na, gue gak bakal biarin lo sama yang lain, lo bisa hitung waktu dari sekarang" ucap Devanno dengan serius. Anna hanya terdiam meresapi kalimat demi kalimat yang di ucapkan Devanno. Hingga Anna sadari Devanno sudah hilang dari hadapannya. "Lo gak bisa seenaknya no, gue udah gak mau". Ucap Anna mantap dan tegas. Anna menatap vanno dengan tatapan tajam dan serius. Setelahnya Anna pergi ditemani airmata yang terus mengalir dari pelupuk matanya. [Jika yang kamu mau aku dapat karma, aku bisa apa? Let's See, Honey. Semoga tuhan tidak berpihak padamu]- Devanno Guetta

More details
WpActionLinkContent Guidelines