Story cover for Heart Evolution by anandashjr
Heart Evolution
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 03, 2020
Perasaanku untukmu sudah tumbuh dan kusadari sedari dulu. Sejak orang-orang dewasa masih menyebutnya cinta monyet. Aku juga mengiyakan itu. Pada diriku sendiri, karena kamu memang tidak pernah tau itu, dan mungkin tidak ingin ikut merasakannya. Di saat kita masih selalu belajar di tempat yang sama, membeli jajanan di kantin sekolah yang sama, bahkan kadang menunggu ayah atau ibu atau kakak menjemput di depan gerbang sekolah. Tapi tetap, di kursi yang berbeda. Lalu pulang masing-masing tanpa menyapa. Jujur saja, dari semua teman sekelas, sesekolah hanya kamu yang tak berani aku sapa begitu saja. Karena aku takut dengan kegugupanku. Tapi jika dirimu, aku tidak pernah tahu karena apa kamu tidak pernah menyapa, meskipun aku jelas ada dipelupuk matamu, bahkan saat pandangan kita tak sengaja bertemu. 
Mungkinkah rasa ini tetap jadi milikku sendiri? Hingga waktu berjalan membawa kita semakin dewasa. Lalu apakah waktu juga membawa cinta monyet ini menjadi cinta simpanse, lalu membesar menjadi cinta gorilla, atau cinta yang lebih besar lagi. Entahlah... yang ku tahu, besok mataku masih bisa memandangmu di sekolah.
All Rights Reserved
Sign up to add Heart Evolution to your library and receive updates
or
#439heart
Content Guidelines
You may also like
Cinta di Atap SMA by littlewe_dstn
6 parts Complete
Namaku Nur Fiyan aku seorang siswi SMA yang memiliki kemampuan otak biasa saja. Kadang aku berfikir mengapa aku tidak bisa seperti temanku Lissa, dia sahabatku yang begitu cerdas, pintar, dan luar biasa. Tapi aku sadar aku tidak mungkin dapat sama seperti Lissa, karena yang maha kuasa menciptakan manusia dengan kemampuan yang berbreda-beda. Belakangan ini ada satu hal yang tengah membuatku sangat penasaran yaitu CINTA. Apa sebenarnya itu cinta? Dari yang pernah ku dengar cinta itu Rumit, Butuh pengertian, perhatian, kasih sayang, kepercayaan. Dan yang tak kalah penting adalah kesetiaan. Kalimat itu yang sering kubaca di sosial media, seolah-olah dunia telah berubah menjadi dunia tak berwujud, tak ada lagi pembatasan dan rahasia, karena semua dapat dikupas tuntas tak terbatas. Cinta , aku tak peduli apa itu cinta. Karena menurutku hanya ada kasih sayang yang membuat seseorang bahagia, begitu yang aku pahami sekarang. Mungkin kelak aku akan mengerti apa arti cinta yang sebenarnya. Tapi kini aku hanya akan menikmati masa SMA ku dengan kebahagiaan bersama teman-temanku dan tanpa terlibat dengan persoalan cinta, itu rencanaku saat ini. Aku bersekolah di salah satu sekolah favorit di kota ku. Aku berada di kelas 11 IPS 2. Aku memiliki banyak teman dan sahabat di sekolah ini meskipun tidak satu kelas. Ada, Lissa, Dewi dan Sandra, mereka adalah sahabat ku. Kami sering melewati jam-jam di sekoah dengan kekonyolan, keceriaan , dan bahkan keharuan. Meskipun di kelas 11 kami memiliki kelas yang berbeda tapi kami tetap sahabat yang manis. Kami akan saling bercerita satu sama lain jika kami punya masalah, diantara mereka ada beberapa yang memiliki kehidupan cinta yang berbeda, ada cinta yang rumit, cinta moyet, cinta yang unik dan lainya, dan aku simpulakan semua cinta itu menjadi satu yaitu... CINTA DI ATAP SMA... Mau tau kisah serunya yuk baca selengkapnya...
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Collision Course  by Jaesalee06
17 parts Ongoing
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
You may also like
Slide 1 of 9
F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2] cover
Cinta di Atap SMA cover
Cinta dan Takdir Rania [End] cover
You're Here, But Not For Me cover
Sampai Kita Jadian - Love on Repeat cover
ONE MAN✔ cover
Complicated cover
Collision Course  cover
who do i love ? cover

F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]

17 parts Complete

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]