AUREL [ON GOING]

AUREL [ON GOING]

  • WpView
    Reads 262
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
Bagaimana jika minyak dan air bersatu. mustahil bukan? Sama halnya dengan Radit dan Aurel. Sepasang remaja labil yang tak pernah terpisahkan namun juga tidak bisa bersatu. Jika kalian menganggap mereka berdua adalah sepasang kekasih maka kalian semua salah besar. Mereka seperti sahabat pada umumnya, namun tidak ada persahabatan murni diantara lelaki dan perempuan bukan? "Lo udah gue anggap keluarga sendiri Rel, lo tau itu." Hukum karma benar-benar berlaku. Berbagai penyesalan kian berdatangan disaat yang salah. Radit baru menyadari bahwa ia menaruh begitu banyak luka pedih kepada Aurel. Dan parahnya lagi, ia juga baru menyadari bahwa nyatanya ia mencintai sahabatnya itu. "Titik tertinggi dalam mencintai seseorang adalah mengikhlaskan, dan gue udah terlanjur mengikhlaskan perasaan gue ke lo Dit. Selama gue memperjuangkan lo, ternyata udah ada orang yang setia nunggu gue untuk berbalik, dia selalu ada di belakang gue untuk support pilihan gue. Dan yang terpenting, dia selalu ada disaat gue butuh."
All Rights Reserved
#269
ttm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone My Love
  • DANADYAKSA
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Arsyilazka
  • Halcyon
  • ALEXON [END]
  • Untung Sayang
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Si Paling Senior

"LOH"pekik mereka serempak Andi yang mendapatkan tatapan tajam dari dua sahabat ini hanya bisa tersenyum seolah olah tidak terjadi apa-apa. "Aahh baju gue kotor loe harus tanggung jawab"ucap Andi dengan kesal dan menunjuk Aurel "Loe ngomong apa tadi,gue yang tanggung jawab,loe lihat diri loe sendiri loe tadi yang ngagetin gue sampai sosis itu melayang ke baju loe sendiri,itu namanya senjata makan tuan"ucap Aurel dengan kesal "Gue nggak mau tau loe harus tanggung jawab titik"ucap Andi dengan kesal "Ogah amat gue" tolak Aurel dengan cepat "Loe harus tanggung jawab titik,kalo tidak"Andi tidak melanjutkan ucapanya.malah ia mendekatkan dirinya ke Aurel.dengan cepat Aurel melangkah kebelakang agar menjahui Andi "Oke oke gue akan tanggung jawab"ucap Aurel yang mengalah dengan kemauan Andi.dengan cepat Aurel mengambil sebuah kain yang sudah ia basahi dengan air. "Sini dekat gue biar bisa bersihin baju loe itu"pinta Aurel Andi pun mendekat dan berhadapan dengan Aurel "gue ngelakuin ini karena gue tuh pengen liat wajah loe lebih dekat menatap mata indahmu yang selama ini kurindukan"batin Andi dengan senyuman yang terukir di wajahnya Lalu Aurel pun membersikan seragam Andi yang kotor,Andi hanya menatap Aurel dari bawah .karena saat ini Andi lebih tinggi dari pada Aurel. Tiba- tiba Aurel mendongakkan wajahnya dan menatap Andi,mereka pun terhayut dalam tatapanya hingga beberapa menit "ada apa dengan perasaanku ini,tatapanya membuatku merasa nyaman" batin Aurel.seseorang mengagetkan mereka berdua tak lain sahabatnya sendiri Ana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines