Gra Casta : Cinta itu Rumit

Gra Casta : Cinta itu Rumit

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
Cinta, satu kata yang bisa merusak tatanan kemurnian pola pikir kita. Hanya dengan satu kata itu saja, kita bisa membuat seseorang yang asing, menjadi seseorang yang sangat berarti bagi kita. Mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat. Tapi, apakah semua harapan yang telah kita susun akan berjalan sebagaimana mestinya? Akankah, kita bisa hidup dengan orang yang kita gadang-gadangkan? Akankah, Realita terjadi sesuai dengan Ekspektasi?
All Rights Reserved
#23
plot
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • Begin Again
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Cerita Tentang Kita
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • [END] Blind Rainbow
  • About feelings   (selesai)

Liora dan Levian dipertemukan secara tak sengaja di kampus sebuah pertemuan sederhana yang tumbuh menjadi cinta tak terduga. Namun ketika Levian menerima beasiswa ke luar negeri, hubungan mereka diuji oleh jarak, waktu, dan ketidakpastian. Selama empat tahun menjalani LDR, mereka bertahan dengan harapan dan janji. Tapi tak ada yang bisa memprediksi arah takdir terutama ketika masa lalu Aksan kembali menghantui dalam wujud rahasia yang tak pernah ia ceritakan. Sementara itu, hadirnya Ray, pria asing yang penuh teka-teki, mulai mengaburkan batas antara rasa nyaman dan kesetiaan. Dibalut dengan rindu yang membeku, penantian yang menggantung, dan cinta yang nyaris padam, kisah ini membawa pembaca pada lika-liku emosi, kebohongan, dan pengkhianatan... hingga semua berpuncak pada sebuah pelaminan yang mungkin bukan tempat mereka berdua berdiri bersama. Karena kadang, yang paling kita cinta... justru yang paling menyakitkan. Tapi juga, yang paling layak diperjuangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines