Story cover for Kania by Ptr_aniiii
Kania
  • WpView
    MGA BUMASA 22
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 3
  • WpView
    MGA BUMASA 22
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 3
Ongoing, Unang na-publish Jun 03, 2020
Kania adalah gadis yang berprestasi di sekolahnya,namun hal itu tidak bisa membuat ibunya mulai menyayangi dan menganggapnya ada. 

Kania lelah? Iya...dia sangat lelah,ia merasa semua orang di sekelilingnya tak menganggapnya ada.

Kania sendirian,ia bagaikan embun tak pernah dianggap walaupun ia selalu menyayangi semua orang.

"Bahagianya orang disekelilingku itu adalah bahagiaku,namu jika mereka akan merasa lebih bahagia apabila aku tiada,lalu kenapa aku dilahirkan kedunia ini?"

                           Kania effendi suryo

Ayooo baca!!
Happy reading!
Salam •_•
All Rights Reserved
Sign up to add Kania to your library and receive updates
o
#8nandini
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Cheerful Girl [ENDING] ni RosyPutri4
53 parte Kumpleto
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
GALANG [SELESAI] ni sindyaull
73 parte Kumpleto
[PART LENGKAP] #1 IN KISAH REMAJA [22/02/2022] Galang Pramudya, ketua The Lion di SMA Elang, yang terkenal ganas dalam menghabisi musuhnya. Tapi berubah posesif dan manja pada satu gadis. Tanpa diduga, Galang hadir ke dalam kehidupan Gita. Memberi warna baru pada Gita. Regita Ayani, harus menelan kepahitan, mengetahui bahwa Ibunya sudah meninggal dunia. Hari-harinya pasti akan terasa sangat berat tanpa ada sosok Ibu, bagi Gita. Apalagi di tambah ia harus mulai belajar mandiri di Apartemen miliknya. Sampai Gita mengetahui satu fakta, bahwa ia hanya dijadikan bahan taruhan bersama teman-teman Galang. Saat hari itu tiba, Gita kembali merasa sangat hancur. ❝Lo, sama aja kayak cowok di luar sana, Lang! Ternyata selama ini gue salah menganggap lo beda dari cowok lain.❞ ❝Lo salah, Ta. Gue sayang sama lo.❞ ❝Sayang??? Cuman pura-pura kali, kan, lo cuman jadiin gue bahan taruhan doang.❞ ❝TA!! BERAPA KALI LAGI GUE HARUS NGOMONG SAMA LO! ITU DULU, SEBELUM GUE SAYANG SAMA LO! NOW, I LOVE YOU! I REALLY DO!❞ ❝Lo gila, ya?!❞ ❝Iya!! Gue gila karena lo, Ta!!❞ 𝐆𝐀𝐋𝐀𝐍𝐆 2021 copyright © sindyaull ❗WARNING❗ • ʙᴀɴʏᴀᴋ ᴀᴅᴇɢᴀɴ ᴋᴇᴋᴇʀᴀꜱᴀɴ, ʙᴇ ᴀ ᴡɪꜱᴇ. • ʙᴀɴʏᴀᴋ ᴀᴅᴇɢᴀɴ ᴜᴡᴜ. • ᴘᴇʀꜱᴀʜᴀʙᴀᴛᴀɴ ʏᴀɴɢ ꜱᴀɴɢᴀᴛ ꜱᴏʟɪᴅ. • ᴛᴇɴᴛᴀɴɢ ʙᴀʜᴀɢɪᴀ, ʀᴀꜱᴀ ꜱᴀᴋɪᴛ, ᴊᴜɢᴀ ᴋᴇᴋᴇᴄᴇᴡᴀᴀɴ ʜᴀᴅɪʀ ᴅɪ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ɪɴɪ.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Cheerful Girl [ENDING] cover
GALANG [SELESAI] cover
Rain Drops ( On Going ) cover
Aletha Queenza (End) cover
REYNO [COMPLETE]✔ cover
The Between cover
GALANG  cover
KAYANA cover
LANGIT & BULAN  cover
101 Days Before In January  cover

Cheerful Girl [ENDING]

53 parte Kumpleto

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!