Just a Bet

Just a Bet

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 19, 2020
Alisia, seorang gadis yang sedang berusaha melupakan masa lalu nya yang kelam itu tiba-tiba bertemu dengan seorang bernama Gilang yang cueknya sampai ke dna. Apakah Gilang adalah orang yg akan membantu Alisia melupakan masa lalu nya? *** "Asal lo tau Gilang cuma jadiin lo bahan taruhan, palingan berapa hari lagi lo bakal diputusin sama dia tungguin aja" "Maafin gue al" Hy semua.. 2 dialog diatas adalah kutipan isi dari cerita ini. Semoga kalian suka yaa Oh iya cerita ini terinspirasi dari banyak penulis.. jadi kalau ada kesamaan mohon dimaafkan 🤗
All Rights Reserved
#120
angel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • DAVARA
  • You Are My Destiny
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • Adelaida the winner.
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • DRABIA [END]
  • Anxiety

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines