puisi ini ku buat saat dimana aku benar benar merasa bahwa aku ini rusak
semoga bisa menginspirasi, jalani hidup dengan pelajaran bukan jajanan
terimakasih
Aku menulis surat ini tanpa nama, tanpa alamat, dan tanpa harapan akan jawaban. Mungkin memang tak akan pernah kau baca. Tapi jika suatu saat, jemarimu menyentuh halaman ini, dan kau merasa seolah mengenali setiap baitnya... maka, ya, surat ini memang untukmu.